Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Jelang Sidang Dewan Keamanan PBB, Wilayah Ghouta Dihujani Bom

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 23 Februari 2018
Jelang Sidang Dewan Keamanan PBB, Wilayah Ghouta Dihujani Bom

Seorang pria terlihat berlari setelah serangan udara di desa terkepung Douma di bagian timur Ghouta di Damaskus, Suriah(ANTARA FOTO/REUTERS/ Bassam Khabieh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Serangan bom menghantam wilayah Ghouta, Suriah Timur. Gelombang serangan tersebut ditengarai sebagai reaksi atas keputusan Dewan Keamanan PBB yang akan mengeluarkan resolusi gencatan senjata.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jumat (23/2) Dewan Keamanan PBB melakukan pemungutan suara menuntut pemberlakuan gencatan senjata selama 30 hari di seluruh wilayah Suriah.

Selama enam hari berturut-turut, jet-jet tempur terus menggempur kota pertanian yang padat penduduk di sebelah timur ibu kota itu, yang menjadi benteng terakhir pemberontak dekat Damaskus.

“Peningkatan serangan telah menewaskan setidaknya 417 orang dan melukai ratusan lainnya, “kata Syrian Observatory for Human Rights sebagaimana dikutip Antara dari Reuters.

Lembaga pemantau yang berpusat di Inggris itu mengatakan pesawat-pesawat tempur dan artileri pemerintah menghantam Douma, Zamalka dan kota-kota lainnya di berbagai wilayah kantong pertanian itu pada Jumat subuh.

Lembaga-lembaga bantuan medis mengatakan serangan-serangan jet telah mengenai belasan rumah sakit hingga menyulitkan para petugas untuk merawat mereka yang luka.

Pengeboman di Ghouta timur sejak Minggu malam menjadi serangan paling parah selama perang, yang saat ini telah memasuki tahun kedelapan.

Pertahanan Sipil di Ghouta timur mengatakan para petugasnya bergegas membantu orang-orang yang terluka setelah serangan terjadi di kota Hammouriyeh pada Jumat pagi.

Semenatar itu, dinas layanan darurat yang beroperasi di wilayah tersebut mengatakan pihaknya dalam beberapa hari terakhir ini telah menarik ratusan orang dari dalam reruntuhan.

Belum ada komentar dari pihak militer Suriah.

Damaskus dan Moskow mengatakan mereka hanya mengincar para milisi dan bahwa mereka bertujuan untuk mencegah para pemberontak menyerang ibu kota dengan meriam.

Damaskus dan Moskow menuduh para pemberontak menjadikan para warga di Ghouta sebagai tameng.

Ghouta, yang merupakan kantong kota-kota satelit dan pertanian, berpenduduk hampir 400.000 orang dan telah berada di bawah pengepungan pemerintah sejak 2013.

Utusan khusus PBB untuk Suriah telah meminta agar gencatan senjata diberlakukan guna menghentikan salah satu serangan udara terburuk dalam perang tujuh tahun itu serta untuk mencegah timbulnya "pembunuhan massal".

Dewan Keamanan PBB sedang mempertimbangkan resolusi rancangan Kuwait dan Swedia, yang menuntut "penghentian permusuhan di seluruh Suriah untuk semua operasi militer" selama 30 hari agar bantuan dapat disalurkan dan evakuasi medis dapat dilakukan.

Pemungutan suara oleh Dewan Keamanan PBB dilakukan pada Jumat (23/2).(*)

#Konflik Suriah #PBB #Pemberontak Houthi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Serangan Houthi ke Arab Saudi Picu Kekhawatiran Jemaah Umrah, ini Faktanya
Otoritas Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan mereka berhasil mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke arah wilayah selatan kerajaan.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Serangan Houthi ke Arab Saudi Picu Kekhawatiran Jemaah Umrah, ini Faktanya
Dunia
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Dunia
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Majelis Umum PBB sepakat mengkaji ulang embargo ekonomi AS terhadap Kuba. 136 negara mendukung langkah ini, memberi harapan baru bagi Havana yang 66 tahun didera sanksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Dunia
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
PBB memproyeksikan 6,76 juta orang terdampak gempa Venezuela, termasuk 2 juta di Caracas. IOM siapkan bantuan darurat.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Indonesia
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendesak pemerintah RI bersikap tegas usai aktivis dan jurnalis Indonesia ditangkap Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
DPR RI meminta PBB mengevaluasi perlindungan pasukan UNIFIL usai gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Investigasi transparan juga didorong.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Indonesia
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia bersama 72 negara di PBB menyerukan perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon usai serangan yang menewaskan tiga prajurit RI dan melukai sejumlah personel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan pentingnya penyelidikan yang netral dan tidak dipengaruhi kepentingan politik global.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Bagikan