Jelang Pilkada, Ini Pesan Buya Syafii untuk Jawa Barat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 08 Januari 2018
Jelang Pilkada, Ini Pesan Buya Syafii untuk Jawa Barat

Tokoh Nasional Buya Syafii Maarif (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan konsultasi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta,. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kampanye hitam serta penyebaran ujaran kebencian berbau agama diprediksi bakal menjamur menjelang perhelatan Pilkada 2018.

Pengotak-kotakkan masyarakat pada agama dan kelompok tertentu pun diyakini akan dijadikan salah satu cara pihak-pihak mendapatkan kekuasaan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Ahmad Syafii Maarif mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dan terkotak-kotak dengan upaya memecah belah bangsa.

Ia menegaskan, jangan sampai efek buruk pilkada di DKI Jakarta terjadi di daerah lain yang akan melaksanakan pilkada serentak di 2018 ini.

"Kita cemas, virus jahat Pilkada Jakarta itu jangan sampai menular ke daerah lain," kata pria yang akrab disapa Buya Syafii di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Secara khusus, Buya berpesan kepada masyarakat Jawa Barat agar tidak mudah terpancing dan terpengaruh dengan informasi hoax yang ingin mengkotak-kotakkan masyarakat. masyarakat diminta lebih cerdas dan kritis saat mendapatkan informasi di dunia maya.

Pasalnya, berdasarkan survey yang dilakukan beberapa pihak, Jawa Barat menduduki provinsi dengan tingkat kerawanan penyebaran ujaran kebencian tertinggi di Indonesia.

"Jawa Barat itu paling rentan. Semoga orang Sunda dan Jawa Barat gak ikut-ikutan (terpancing) kayak DKI," tandasnya.

Tahun 2018, kata Buya, memang akan menjadi tahun politik. Setidaknya, ada 171 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah baik tingkat gubernur, bupati, maupun wali kota.

Survey dari Jaringan Gusdurian baru-baru ini memperlihatkan Provinsi Jawa barat paling rawan pada penyebaran konten ujaran kebencian dan hoax.

Konten yang berisi ajakan pemecah belah persatuan melalui agama ini banyak disebarkan melalui media sosial. Twitter dan Facebook menjadi media sosial terbanyak yang menyebarkan konten ujaran kebencian dan hoax. (Teresa Ika)

#Buya Syafii Maarif #Pilkada 2018 #Jawa Barat #DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Kendaraan truk nekat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Indonesia
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Kasus kematian terkait dengan banjir ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. Pemprov DKI harus bisa melindungi nyawa penduduknya.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Indonesia
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Personel gabungan dari Brimob, Direktorat Lalu Lintas, dan Polair memastikan keselamatan masyarakat, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta menjamin aktivitas publik tetap berjalan.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Indonesia
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Menegaskan kehadiran negara dalam menjaga keselamatan masyarakat serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi darurat.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Indonesia
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB, ada 125 RT dan 14 ruas jalan Jakarta kebanjiran.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Pramono mengaku ia sudah mengetahui adanya niat pedagang daging sapi ini untuk mogok berjualan saat meninjau ke lapangan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Indonesia
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis 22 Januari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
 Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Indonesia
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Pelanggan diimbau untuk tetap berhati-hati dan memantau informasi terkini melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau media sosial resmi Transjakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Indonesia
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Dana jumbo ini dialokasikan khusus untuk subsidi transportasi, pangan, hingga pengelolaan air demi menjaga stabilitas ekonomi warga ibu kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Indonesia
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026
Pada awalnya Jakarta mendapatkan porsi pembangunan giant sea wall sepanjang 12 km, tapi ditambah menjadi 19 kilometer.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026
Bagikan