MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan percepatan reformasi birokrasi, digitalisasi pemerintahan, serta pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih menjadi fokus utama pemerintah menjelang penyampaian pidato kenegaraan 17 Agustus 2026. Prabowo mengatakan pemerintah kini memasuki tahap penting menjelang tahun kedua masa pemerintahan.
Ia meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih menjadikan evaluasi kinerja sebagai momentum mempercepat penyelesaian berbagai persoalan nasional. Menurut Prabowo, salah satu pekerjaan rumah terbesar pemerintah yakni meningkatkan efisiensi birokrasi yang dinilai masih dibebani regulasi berlapis dan pelayanan yang belum optimal.
“Kita harus sederhanakan pemerintahan. Regulasi kita terlalu banyak dan harus dipangkas,” kata Prabowo di Istana Negara, Jakarta, dikutip Selasa (21/6).
Ia menegaskan transformasi digital melalui GovTech akan terus dipercepat, termasuk implementasi single national identity card untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik sehingga lebih cepat, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
Baca juga:
Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah, Gerindra Jamin Presiden Prabowo tak akan Intervensi
Selain reformasi birokrasi, Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan berbagai praktik manipulasi ekonomi, seperti mark-up, transfer pricing, under invoicing, hingga penyelundupan.
Menurutnya, pemerintah tidak akan menerapkan standar ganda dalam penegakan hukum. “Kami tidak akan pilih kasih. Kami tidak akan tebang pilih terhadap penyelewengan,” tegasnya.
Prabowo mengibaratkan pemberantasan korupsi seperti proses menyembuhkan tubuh yang sedang sakit. “Penindakan harus dilakukan secara tepat agar mampu memperbaiki sistem tanpa mengganggu stabilitas perekonomian,” tutur Prabowo.
Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 100 persoalan strategis selama sekitar 18 bulan pemerintahannya. Namun, ia mengingatkan seluruh menteri agar tidak cepat berpuas diri karena tantangan global masih terus berlangsung.
Ia menegaskan pemerintah tetap fokus menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan energi, memperluas lapangan kerja, serta melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menjadi investasi bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Seluruh kementerian dan lembaga meningkatkan koordinasi agar berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Prabowo yang juga Ketum Partai Gerindra ini.(knu)
Baca juga:

