Heboh Jelang Natal, Street Artist Misterius Banksy Kembali Bikin Kejutan!

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 22 Desember 2018
Heboh Jelang Natal, Street Artist Misterius Banksy Kembali Bikin Kejutan!

Greating's Season karya Banksy. (Foto: instagram.com/banksy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SENIMAN jalanan misterius Bansky kembali bikin heboh. Kali ini, ia menggurat karyanya di sebuah garasi mobil milik warga Port Talbot, Wales.

Dalam akun Instagram-nya Banksy mengonfirmasi gambar di dinding itu merupakan karyanya. Mural tersebut menggambarkan seorang anak merentangkan kedua tangan sambil berdiri dan sebuah tempat sampah terbakar api di sisi lain. Kedua gambar itu berada masing-masing di dinding berbentuk siku-siku.

Season’s Greetings

View this post on Instagram

. . . . Season’s greetings . . .

A post shared by Banksy (@banksy) on

Bansky memberikan judul karya itu Season’s Greetings dalam sebuah video singkat berlatar lagu Natal. Sang anak menengadah dengan lidah terjulur. Rentangan tangannya seolah menyambut butiran sajlu, nan terlihat datang dari ujung api menyemburkan asap.

Di tembok sebelah kobaran api dari tempat sampah berbentuk kotak, kamera kemudian menyorot lebih luas ke arah atas dengan pemandangan pemukiman dengan jalan-jalan sunyi.

Kehebohan Warga

Pemandangan kota Port Talbot dari katinggian. (Foto: instagram.com/banksy)
Pemandangan kota Port Talbot dari katinggian. (Foto: instagram.com/banksy)

Mural tersebut telah membuat heboh warga kota. Rumor beredar cepat seorang street artist ternama dan paling misterius membuat mural di salah satu tembok kota tersebut.

Begitu melihat tema besar berisi kritik sosial dan garis khas pada mural, enggak salah lagi Banksy telah memainkan peranan.

Rumor tersebut baru terbukti ketika akun instagram resminya mengonfirmasi hal tersebut. Kapan itu dibuat? Tak ada yang tahu? Mural itu ditemukan pada Selasa (18/12).

Natal di Kota Industri

Karya Banky itu menangkap suasana Natal dan semangat kota industri , Port Tabot. Di dekat mural itu juga terdapat pabrik baja dan cerobong asap.

"Saya telah mengunjungi karya itu. Meskipun saya bukan ahli mural, namun terlihat nyata dan kemungkinan besar itu adalah Bansky yang asli," kata Anggota Dewan Neath Port Talbot Scott Bamsey, seperti dilansir CNN.

Pemerintah dan dewan kesenian setempat mengapresiasi karya tersebut. Begitu juga dengan pemilik garasi dan warga lain. Karya Bansky bukan hanya indah tapi juga memiliki kritik tajam jelang Natal.

Bahkan pemerintah setempat tersentil melalui karya tersebut dan akan memperbaiki lingkungan kota. Jalan-jalan akan dibersihkan.

Seorang juru bicara dewan Neath Port Talbot mengatakan kepada CNN, mereka mengirim petugas untuk bekerja sama dengan pemilik garasi untuk membantu melindungi karya seni tersebut. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Habiskan Liburan di Jakarta, Agenda-agenda Keren Berikut Jangan Sampai Terlewatkan

#Seni Rupa
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Fun
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Jakarta Art Papers akan digelar perdana pada 5-8 Februari 2026 di Jakarta, menghadirkan 28 galeri Asia dan menyoroti seni rupa berbasis kertas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Fun
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Museum MACAN menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan sesi gambar Social Mapping secara global. Karya perupa kelas dunia Oscar Murillo
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Fun
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Area ini seakan menjadi oasis yang mengajak tamu berhenti sejenak, meresapi keindahan seni dan desain yang berpadu harmonis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Seri fotogram ini akan dipamerkan dalam sebuah pameran khusus di Art Basel Paris pada Oktober 2025.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Fun
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Art Jakarta 2025 menghadirkan 75 galeri ternama dari 16 negara, baik dari kawasan Asia maupun luar Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Fun
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
LQID Creative Space hadir sebagai ruang seni publik portabel pertama di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
Fun
ArtMoments Jakarta 2025 Tampilkan 600 Seniman dan 57 Galeri, Angkat Tema 'Restoration'
ArtMoments Jakarta 2025 menampilkan 57 galeri serta lebih dari 600 seniman, baik dari Indonesia maupun mancanegara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Agustus 2025
ArtMoments Jakarta 2025 Tampilkan 600 Seniman dan 57 Galeri, Angkat Tema 'Restoration'
Lifestyle
Emte Rilis ‘Life As I Know It’, Rayakan Kesendirian lewat Pameran Tunggal
Lewat observasi nan jeli, dan diselingi humor, Emte membawa pembaca ke ‘dunia kesendirian’ yang nyatanya tidaklah membuat merasa kesepian.
Dwi Astarini - Kamis, 17 Juli 2025
Emte Rilis ‘Life As I Know It’, Rayakan Kesendirian lewat Pameran Tunggal
Lifestyle
Pameran ‘PARALLELS’ di Ubud Art Ground Tampilkan Warisan Seni dalam Perspektif Kontemporer
Mempersembahkan karya-karya yang mempertemukan seniman asal Bali dan Tiongkok dalam sebuah percakapan visual lintas budaya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Pameran ‘PARALLELS’ di Ubud Art Ground Tampilkan Warisan Seni dalam Perspektif Kontemporer
Bagikan