Jelang Musim Haji, Kemenkes Tambah 22 Dokter dan 44 Perawat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 25 Juni 2019
Jelang Musim Haji, Kemenkes Tambah 22 Dokter dan 44 Perawat

Sejumlah calon jemaah calon haji asal Jawa Barat mendengarkan bimbingan dari panitia penyelenggara ibadah haji saat tiba di Asrama Haji (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan menambah 66 tenaga kesehatan guna mendukung pelayanan kesehatan bagi jamaah haji asal Indonesia. 66 tenaga kesehatan itu terdiri dari 22 dokter dan 44 perawat.

Hal itu dilakukan menyusul penambahan kuota jamaah haji Indonesia dari 221.000 menjadi 231.000 serta perekrutan 1.800 Tenaga Kesehatan Haji Indonesia dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji.

BACA JUGA: Menkes Beri Tips Bagi WNI yang Berniat Naik Haji

Tambahan tenaga kesehatan tersebut akan mendukung pelayanan bagi 22 kelompok terbang (kloter) jamaah haji tambahan.

Guna mempersiapkan tenaga kesehatan tambahan tersebut, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan akan menyelenggarakan pelatihan terintegrasi pada 27-29 Juni 2019.

"Semua mengikuti, tenaga bertambah, obat, vaksin, dan makanan tambahan bagi jemaah yang sakit juga kami siapkan," ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Eka Jusup Singka dalam keterangan tertulis, Selasa (25/6).

Ilustrasi: Petugas kesehatan memeriksa calon haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (16/7/2018). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Eka mengatakan Kementerian Kesehatan juga melakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan untuk memastikan warga Muslim yang tahun ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi mampu menunaikan ibadah haji. Jamaah haji yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan saat ini semuanya sudah mendapatkan vaksinasi meningitis meningokokus.

Pemerintah mengimbau jamaah haji selalu menjaga kesehatan. Selain itu, jemaah haji juga harus menyiapkan obat-obatan pribadi untuk dibawa. "Obat-obatan yang dibawa jangan ditaruh di koper tapi di tas tenteng. Jangan menahan kencing, banyak minum, dan banyak istirahat kalau lelah," beber Eka.

Selain menambahkan tenaga kesehatan haji, pemerintah memperbanyak fasilitas kesehatan untuk jamaah haji Indonesia di kawasan Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.

BACA JUGA: Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 2019 dari Bandara Kertajati Batal

Pemerintah sudah menyiapkan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah maupun Madinah.

KKHI Madinah yang diresmikan Mei 2019 kapasitas tempat tidur dari 50 unit menjadi 80 unit. KKHI Mekkah yang gedungnya terdiri atas 18 lantai di daerah Aziziyah Janubiah dan sudah beroperasi sejak 2017 memiliki 300 tempat tidur rawat dalam gedung 18 lantai.

Kedua KKHI, sebagaimana dikutip Antara, yang setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia, dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium, apotek, ruang rontgen dan memiliki fasilitas kamar petugas kesehatan yang dapat menampung sekitar 400 orang. (*)

#Kuota Haji #Ibadah Haji #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
Pelimpahan Kasus Kuota Haji ke Tipikor, Kuasa Hukum Yaqut: Dakwaan akan Diuji di Persidangan
Kuasa hukum Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, menghormati pelimpahan kasus dugaan korupsi kuota haji ke Pengadilan Tipikor.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Pelimpahan Kasus Kuota Haji ke Tipikor, Kuasa Hukum Yaqut: Dakwaan akan Diuji di Persidangan
Indonesia
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Selama penularan horizontal masih berlangsung, mereka tetap berisiko terinfeksi pada masa remaja maupun dewasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan pada anak yaitu tingkat aktivitas fisik, anemia pada remaja putri, pemeriksaan mata, telinga, gigi, hingga kejiwaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Indonesia
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Demi meringankan beban calon jemaah haji dalam membayar BPIH.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Indonesia
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Pemerintah telah memangkas dan menyamaratakan masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler, dari semula rata-rata 40 tahun menjadi rata-rata 26 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Bagikan