Jelang Lebaran, Mukena dan Sajadah Traveling Laris Manis

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 April 2024
Jelang Lebaran, Mukena dan Sajadah Traveling Laris Manis

Ilustrasi berbelanja. (Foto: Unsplash/Jacek Dylag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MUKENA dan sajadah traveling jadi dua item yang laris manis di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat. Banyak konsumen memburunya karena ukurannya yang ringkas sehingga mudah dibawa bepergian.

Salah seorang pedagang perlengkapan salat di Thamrin City, Reza, seperti dilansir ANTARA, Minggu (7/4), mengaku bisa menjual hingga 1.000 mukena traveling dalam sehari. "Mukena laris manis, semacam penolong untuk toko saya karena tahun ini lebih sepi yang beli. Pembeli yang ke sini pasti beli mukena dan sajadah traveling," kata Reza.

Ia mengaku bisa meraup omzet puluhan hingga ratusan juta dalam sehari dari menjual mukena traveling yang dijual dari harga Rp100 ribu sampai Rp130 ribu per potong.

Baca juga:

Hari Ini Diprediksi Jadi Puncak Belanja Lebaran di Bandung

Menurut dia, pengunjung tahun ini yang membeli baju koko maupun sarung lebih sedikit ketimbang tahun lalu. Meski begitu, ia bersyukur mukena dan sajadah traveling laris dibeli.

Mukena traveling dengan bahan parasut Korea dijual dengan berbagai macam motif dan warna, ada juga yang berwarna polos.

Dengan bahan tipe lembut (silk), mukena ini dapat dilipat sekecil mungkin. Selain karena motif dan warnanya yang beragam, mukena ini menarik minat konsumen karena wadahnya yang menyerupai tas tangan dengan aksen tali rantai dan pengait besi.

Salah seornag pengunjung, Rosdiana, 35, membeli lima potong mukena traveling. "Saya beli untuk dikasi saat Lebaran nanti, buat sepupu. Harganya juga tidak mahal dan ringkas mukenanya," kata perempuan asal Cisauk tersebut.

Selain mukena dan sajadah traveling, pembeli juga banyak mencari sarung bermerek BHS dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 650 ribu hingga Rp 3 juta.(*)

Baca juga:

Warga Bukan Lagi Berburu Koko di Tanah Abang saat Ramadan Tahun Ini

#Mudik #Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Berdasarkan data lebih dari 57 persen pendatang baru yang datang ke Jakarta berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Bagikan