MERAHPUTIH.COM - MUKENA dan sajadah traveling jadi dua item yang laris manis di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat. Banyak konsumen memburunya karena ukurannya yang ringkas sehingga mudah dibawa bepergian.
Salah seorang pedagang perlengkapan salat di Thamrin City, Reza, seperti dilansir ANTARA, Minggu (7/4), mengaku bisa menjual hingga 1.000 mukena traveling dalam sehari. "Mukena laris manis, semacam penolong untuk toko saya karena tahun ini lebih sepi yang beli. Pembeli yang ke sini pasti beli mukena dan sajadah traveling," kata Reza.
Ia mengaku bisa meraup omzet puluhan hingga ratusan juta dalam sehari dari menjual mukena traveling yang dijual dari harga Rp100 ribu sampai Rp130 ribu per potong.
Baca juga:
Menurut dia, pengunjung tahun ini yang membeli baju koko maupun sarung lebih sedikit ketimbang tahun lalu. Meski begitu, ia bersyukur mukena dan sajadah traveling laris dibeli.
Mukena traveling dengan bahan parasut Korea dijual dengan berbagai macam motif dan warna, ada juga yang berwarna polos.
Dengan bahan tipe lembut (silk), mukena ini dapat dilipat sekecil mungkin. Selain karena motif dan warnanya yang beragam, mukena ini menarik minat konsumen karena wadahnya yang menyerupai tas tangan dengan aksen tali rantai dan pengait besi.
Salah seornag pengunjung, Rosdiana, 35, membeli lima potong mukena traveling. "Saya beli untuk dikasi saat Lebaran nanti, buat sepupu. Harganya juga tidak mahal dan ringkas mukenanya," kata perempuan asal Cisauk tersebut.
Selain mukena dan sajadah traveling, pembeli juga banyak mencari sarung bermerek BHS dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 650 ribu hingga Rp 3 juta.(*)
Baca juga:
Warga Bukan Lagi Berburu Koko di Tanah Abang saat Ramadan Tahun Ini