Jaringan Terorisme Disinyalir Jadi Otak Perampokan Toko Emas di Mal Kawasan BSD
Ilustrasi Perampokan. (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)
MerahPutih.com - Polisi menangkap empat pelaku perampokan toko emas di salah satu pusat perbelanjaan di ITC BSD, Kota Tangerang Selatan.
Penyidik Polda Metro Jaya melibatkan Densus 88 Antiteror untuk masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan teroris.
Baca Juga:
"Kami sedang mendalami apakah pelaku ini ada kaitannya dengan jaringan teroris," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, Jumat (30/9).
Menurut Hengki, pendalaman terkait kemungkinan para pelaku terkait jaringan terorisme dilakukan karena ada kesamaan ciri khas kelompok teroris yang melakukan pendanaan (fai) dengan merampok toko emas.
"(Ada kesamaan) karena sasarannya selalu toko emas dan menggunakan senjata api. Metode fai sebelum-sebelumnya sasarannya selalu toko emas dan bersenjata api," tuturnya.
Ia menuturkan, komplotan ini sasarannya selalu toko emas, rentetan tiga toko emas di wilayah Tangsel dan Banten.
"Biasanya kalau fai itu rampok bank atau rampok toko emas menggunakan senjata api," jelas Hengki.
Selain mengamankan empat orang pelaku, lanjut Hengki, polisi juga menyita dua pucuk senjata api dan beberapa butir peluru dari kelompok tersebut. Dua pucuk senjata api tersebut jenis G2 Combat dan FN.
"Ada dua pucuk senjata api yang sudah kami sita, berikut lima butir peluru," ujarnya.
Baca Juga:
Nilai dan Jumlah Perhiasan Emas Dirampok di ITC BSD Serpong Belum Dihitung
Hengki mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait senjata api milik komplotan tersebut.
"Kami masih akan mendalami dari mana kelompok ini mendapatkan senjata api dan juga amunisi," tutup Hengki.
Sekedar informasi, keempat tersangka yang ditangkap adalah SU (37), TH (37), MK (33), dan H (34).
Keempat tersangka ditangkap di 3 lokasi, yakni di Bogor, Jawa Barat; Grobogan, Jateng; dan Benda, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (29/9).
Dari keempat tersangka ini, salah satunya adalah eksekutor berinisial TH yang berperan melakukan perampokan dengan senjata api.
Sebelumnya, pelaku membawa kabur sejumlah perhiasan emas dari toko Sinar Mas yang berada di sebuah mal di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp 375 juta atau 600 gram. (Knu)
Baca Juga:
Perampok Bersenjata Api Bobol Toko Emas di Mal Kawasan Tangsel Saat Salat Jumat
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru