Jarang Terdengar, Empat Bahan Alami Ini Efektif Tingkatkan Imunitas
Bahan alami nan efektif tingkatkan imunitas tubuh. (Foto: Unsplash/Karolina Grabowska)
MENUJU tahun ketiga pandemi, dunia masih dihantui virus COVID-19, tak terkecuali Indonesia. Pasien positif terkontaminasi masih bermunculan, dengan DKI Jakarta masih sebagai penyumbang kasus terbanyak. Berbagai varian baru juga masih terus lahir, mulai dari Alpha, Beta, Gamma, Delta, hingga kini Omicron.
Tak kunjung hengkang, virus itu justru kian dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari, dan kita harus mulai membiasakan diri hidup berdampingan dengan bahaya virus ini. Maka dengan begitu, masyarakat harus memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dan disiplin hidup bersih.
Dalam meningkatkan daya tahan tubuh, ada sejumlah bahan-bahan alami yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berikut adalah empat di antaranya yang jarang terdengar, namun efektif tingkatkan imunitas tubuh.
Baca juga:
Berbagai Bahan Alami untuk Naikkan Kelas Olahan Daging Kambing
1. Daun ruku-ruku atau Holy Basil
Tanaman satu ini merupakan tanaman herbal yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Ayurveda. Holy Basil dianggap sebagai tanaman suci yang memiliki beragam fungsi kesehatan. Sebegitu banyaknya, hingga ruku-ruku sering dijuluki sebagai ratu herbal.
"Daun Holy Basil dipercaya memiliki kemampuan yang dapat mendukung respons yang sehat terhadap stress serta menenangkan hati. Tanaman ini juga dapat membantu mendukung imunitas tubuh, mengurangi kadar lemak dan gula pada darah, mengendalikan tekanan darah dan kolesterol, menjaga kesehatan lambung dan jantung, mengobati luka dan infeksi, melawan radikal bebas, mengikis peradangan, dan menjaga kesehatan mulut," kata Amway Nutrilite Clinical Investigations Scientist, Kristin Morris, Ph.D.
2. Selenium
Selenium adalah senyawa antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas yang berbahaya. Selenium berperan besar dalam mendukung aktivasi dan fungsi sel limfosit B dan sel limfosit T, juga dapat meningkatkan proses pembentukan sel limfosit T.
Kedua sel itu adalah bagian dari kekebalan adaptif, yang merupakan anggota paling cerdas dari sistem pertahanan tubuh manusia. Pasalnya, ketika zat berbahaya melewati kedua pertahanan pada lapisan sebelumnya, sistem imunitas adaptif akan segera mendapatkan sinyal perintah untuk beradaptasi dan melindungi tubuh.
Baca juga:
5 Bahan Alami ini Ampuh untuk Rawat Keratin Rambut
3. Tembaga atau copper
“Tembaga atau copper adalah nutrisi esensial yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah, menjaga sel saraf dan sistem imun. Sama seperti Selenium, mineral ini merupakan antioksidan yang dikenal paling penting untuk sistem imun tubuh, mendukung aktvitasi dan fungsi sel limfosit B dan T, serta meningkatkan proses pembentukan sel limfosit T," kata Kristin.
Kekurangan tembaga dapat memicu neutropenia, sebuah kondisi kekurangan sel darah putih bernama neutrophil yang berfungsi mencegah infeksi. Jika seseorang mengalami neutropenia, ia akan lebih mudah terkena penyakit infeksi.
4. Orange Citrus Bioflavonoids
Orange Citrus Bioflavonoids adalah serangkaian senyawa fitonutrisi alami yang ditemukan pada buah-buah di dalam genus Citrus seperti jeruk siam, jeruk, jeruk bali, dan sebagainya.
Fitonutrisi ini dapat membantu mendukung pertahanan tubuh melawan stress oksidatif dan memberikan dukungan untuk sistem imun yang sehat. Selain itu, senyawa ini juga efektif dalam memperbaiki aliran darah dan meredakan pembengkakan. (waf)
Baca juga:
Body Butter dengan Bahan Alami untuk Menjaga Kelembapan Kulit
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah