Janji Wali Kota Terpilih Surabaya Pada Milad NU

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Februari 2021
Janji Wali Kota Terpilih Surabaya Pada Milad NU

Risma dan kandidat pilkada surabaya. (Foto: MP/ Budi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringati milad NU (Nahdlatul Ulama) ke 95, Wali Kota Surabaya terpilih, Eri Cahyadi berjanji saat menjabat nanti, akan memperkuat pendidikan gratis SD-SMP dan beasiswa SMA/SMK, berikut madrasah.

Selain itu, bagi warga bergaji maksimal Rp10 juta secara otomatis akan dibiayai BPJS Kesehatan-nya oleh Pemkot Surabaya sebagai bagian program kesehatan gratis. Ditambah, program distribusi makanan gratis setiap hari yang sudah jalan untuk sekitar 30.000 warga juga akan kita tingkatkan.

Baca Juga:

Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri

"Pokoknya, jangan ada warga yang susah makan. Kampung-kampung sebagai ruang hidup warga juga kami lanjutkan penataannya,” ungkap Eri saat webinar yang digelar DPP PDIP, Minggu (31/1)

Ia menambahkan, pengembangan SDM juga harus diperhatikan, apalagi ke depan masih ada dalam tantangan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

"Anak-anak muda Surabaya akan tumbuh menjadi generasi unggul dengan penguasaan sains dan teknologi, namun tetap berkarakter keagamaan yang ramah. Di sinilah perlu kolaborasi dengan NU dalam menyebarkan nilai-nilai Aswaja yang penuh toleransi,” tegas Eri.

Keterkaitan PDIP dengan NU, lanjut Eri, ada keterikatan yang sangat erat sudah sejak jaman Pak Karno. NU sebagai rumah besar kaum Nahdliyin yang berdiri sejak 1926, dan PDI Perjuangan sebagai rumah besar nasionalis yang berakar pada Partai Nasional Indonesia (PNI) yang berdiri pada 1927, sudah tidak terpisahkan, bahkan sejak republik ini belum berdiri.

Menurut Eri, Surabaya merupakan tempat bersejarah sepanjang perjalanan NU. Ormas Islam terbesar ini berdiri di Surabaya dengan resolusi Jihad oleh pendiri NU, KH Hasyim Asyari tercetus di Surabaya.

Foto: (kiri) Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya terpilih saat mengikuti webinar DPP PDIP yang saling berkoneksi dengan PBNU guna menyambut HUT Nahdlatul Ulama (NU) ke -95 yang jatuh pada tanggal 31 Januari. (Foto: PDIP)
Foto: (kiri) Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya terpilih saat mengikuti webinar DPP PDIP yang saling berkoneksi dengan PBNU guna menyambut HUT Nahdlatul Ulama (NU) ke -95 yang jatuh pada tanggal 31 Januari. (Foto: PDIP)

Pencipta nama dan lambang NU adalah kiai asal Surabaya, yakni KH Mas Alwi Abdul Azis dan KH Ridlwan Abdullah, yang makamnya juga ada di Surabaya.

"Kaitannya dengan kaum nasionalis, NU memberi gelar khusus untuk Bung Karno saat Muktamar 1954 di Surabaya, yang mengusung gelar sebagai waliyyul amri dharuri bi as-syaukah (pemimpin yang kebijakan-kebijakannya mengikat oleh sebab kekuasaannya),” beber Eri.

Eri berharap, hubungan erat dan keterikatan PDIP dengan NU semakin terjalin kuat agar bangsa ini bisa menjadi bangsa yang cinta tanah air yang didasari nilai religi.

"Sehingga ke depan, kebijakan Pemkot Surabaya akan selalu selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan keaswajaan," katanya. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Sambangi Ketua MUI, Kapolri Listyo Ajak Ulama Jaga Stabilitas Keamanan

#PDIP # NU #Pilkada Serentak #PemiluKada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Indonesia
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Sekitar 1.500 stan UMKM berdiri di sepanjang kawasan pesantren. Bazar yang berlangsung 20-31 Agustus 2026 tersebut dilengkapi panggung budaya dan pasar malam
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Bagikan