Sambangi Ketua MUI, Kapolri Listyo Ajak Ulama Jaga Stabilitas Keamanan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 01 Februari 2021
Sambangi Ketua MUI, Kapolri Listyo Ajak Ulama Jaga Stabilitas Keamanan

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar di kediaman KH Miftachul, di Jakarta Timur, Minggu (31/1) malam. Foto: Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan safarinya ke sejumlah tokoh agama. Kali ini, ia mengunjungi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Miftachul Akhyar di kawasan Jakarta Timur, Minggu (31/1) malam.

Sigit menuturkan, kedatangannya pada malam itu yakni dalam rangka silaturahim. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Maka dari itu, diperlukan sinergi dan kerja sama antara Polri dengan para ulama dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

Baca Juga

Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat

Selain itu, Sigit juga meminta masukan dan arahan dari Miftachul perihal bagaimana institusi Polri yang diharapkan masyarakat.

"Tentunya kami perlu koreksi dan kami tidak dapat menilai diri kami sendiri, perlu ada yang mengoreksi dan menilai, di antaranya dari para ulama," ucapnya, Senin (1/2).

Sigit mengaku, tidak berani mengeluarkan kebijakan strategis, sebelum bertemu dengan Ketua MUI. Menurutnya, perlu sinergi dan kerjasama antara Polri dengan Para Ulama.

"Sehingga diharapkan dapat membantu dalam menjaga stabilitas Kamtibmas," ujar Sigit.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) disambut oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar, saat tiba di kediaman KH Miftachul, di Jakarta Timur, Minggu (31/1/2021) malam. (ANTARA/HO-Polri)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) disambut oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar, saat tiba di kediaman KH Miftachul, di Jakarta Timur, Minggu (31/1/2021) malam. (ANTARA/HO-Polri)

Sigit juga meminta masukan dan arahan terkait menjaga ketertiban masyarakat. Sigit mengatakan pihaknya perlu mendapatkan koreksi dan penilaian dari para ulama terkait hal ini.

"Selain itu kami juga memohon masukan dan arahan dari Pak Kyai, terkait bagaimana Polri yang diharapkan oleh Masyarakat," tuturnya.

Ketum MUI K.H. Miftachul Akhyar mengaku senang mendapatkan kunjungan dari Kapolri. Dia juga meminta maaf kunjungan baru dapat terlaksana pada malam hari.

"Saya sangat senang dikunjungi oleh Bapak Kapolri, mohon maaf karena agenda kegiatan yang padat maka silaturahmi ini dilaksanakan malam ini di kediaman saya" ujar Miftachul Akhyar.

Kunjungan juga dilanjutkan dengan melakukan pembicaraan internal. Serta diakhiri dengan penyerahan cinderamata oleh Kapolri kepada Ketua Umum MUI.

Sebelumnya, Sigit telah bertemu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, DPP Rabithah Alawiyah, serta Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. (Knu)

Baca Juga

Temui PP Muhammadiyah, Kapolri Listyo Susun Strategi Hadapi Radikalisme

#Kapolri #Majelis Ulama Indonesia #Kapolri Listyo #Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang SEA Games tahun 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Indonesia
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Polri berharap masyarakat bisa semakin merasakan kehadiran negara, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan secara cepat dan profesional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Indonesia
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
Rano juga melirik potensi reformasi di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
Indonesia
Komisi III DPR Cermati Usulan Penambahan Wakapolri Jadi 2 Orang
Konsep pembagian wilayah barat dan timur lebih diarahkan untuk memperpendek rentang kendali serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepolisian di daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Komisi III DPR Cermati Usulan Penambahan Wakapolri Jadi 2 Orang
Indonesia
Pakar Usul Kapolri Didampingi 2 Wakapolri, Mudahkan Pematauan Penyimpangan
beragam penyimpangan yang dilakukan anggota Polri di lapangan akan lebih mudah untuk terawasi pimpinan tertinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Pakar Usul Kapolri Didampingi 2 Wakapolri, Mudahkan Pematauan Penyimpangan
Indonesia
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menyebut pilkada langsung menimbulkan biaya tinggi dan politik uang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Indonesia
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Kapolri mengatakan masyarakat umumnya mengikuti aturan tersebut karena merupakan bagian dari empati kepada korban bencana di Pulau Sumatra.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Indonesia
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Sigit menekankan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan agar institusi Korps Bhayangkara semakin sesuai dengan harapan publik.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Indonesia
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan turut dikirim guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Indonesia
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Sepanjang 2025, sekitar 95 persen penegakan hukum lalu lintas telah berbasis e-TLE, sedangkan 5 persen masih dilakukan melalui tilang langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Bagikan