Jangan Tinggalkan Hewan Peliharaan Saat Grooming

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 21 Mei 2022
Jangan Tinggalkan Hewan Peliharaan Saat Grooming

Jangan tinggalkan hewan peliharaan saat grooming ke salon (Foto: Pixabay/huoadg5888)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI pemilik hewan peliharaan yang rajin membawa hewannya ke salon untuk grooming, disarankan tidak meninggalkannya sendirian hingga berjam-jam di salon, harus ditunggui.

"Jangan tinggalkan hewan peliharaan saat grooming, lebih baik ditunggui," jelas drh. Kurnia Suanda seperti yang dikutip dari laman Antara.

Baca Juga:

Tiga Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Memelihara Hewan

Ada beberapa risiko meninggalkan hewan peliharaan di tempat grooming (Foto: Pixabay/miezekieze)

Alasan dari Kurnia, karena membiarkan hewan peliharaan terlalu lama di tempat grooming, berisiko menyebabkan masalah kesehatan. Risiko yang bisa terjadi yakni tertular kutu atau virus.

"Tidak semua kutu langsung terlihat, ada stage tertentu yang tidak terlihat. Seperti ketika masih jadi telur," jelasnya.

Apabila hewan peliharaanmu berdekatan dengan hewan lain yang membawa virus atau kutu dalam waktu lama, bukan mustahil akan tertular.

Karena itu, kucing atau anjing peliharaan yang baru dimandikan dan dirawat di salon, direkomendasikan untuk segera pulang ke rumah. Ini juga berhubungan dengan proses grooming yang dapat membuat hewan stres, dan dapat menyebabkan imunitasnya turun.

"Karena kasus permasalahan setelah grooming banyak, mending ditunggui, pilih antrean yang cocok jadwalnya," jelas Kurnia.

Bagi kamu yang ingin membeli kebutuhan makanan hewan peliharaan atau melakukan perawatan untuk hewan. Kamu bisa memilih Lush Pets Co yang baru meresmikan toko di Pantai Indah Kapuk. Lush Pets Co berkolaborasi dengan kafe Liberta DEli, restoran Italia yang sudah beroperasi di Sudirman, Jakarta.

Baca Juga:

Jersey Giants si Ayam Raksasa

Pilihlah makanan yang baik untuk hewan peliharaan (Foto: Pixabay/sweetlouise)

Menurut pendirinya, Natassya Wijaya, bahwa kolaborasi kedua industri tersebut, menghadirkan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dieksplorasi bagi pelangga di pasar Indonesia.

Toko tersebut berfokus pada produk berbahan alami untuk hewan peliharaan, dengan bahan-bahan dari lokal. Namun ada juga sebagian yang diimpor dari Jepang, Amerika Serikat dan Kanada.

Awalnya ide membuat toko yang menjual produk berbahan alami muncul ketika Natassya memboyong hewan peliharaanya dari Amerika Serikat. Tantangan mendapat makanan yang sesuai untuk anjing peliharaanya membuat Natassya mencari hingga ke luar negeri.

Kemudian dia memutuskan untuk mengimpor beragai produk alami untuk hewan peliharaanya dan menawarkan pada para pencinta hewan di Tanah Air.

Toko ini menyediakan layanan grooming untuk kucing dan anjing yang ditangani oleh tenaga profesional, dengan memakai produk alami. Sebelum hewan peliharaan dimandikan, tenaga kesehatan toko tersebut, akan memeriksa dahulu kodnisi hewan secara menyeluruh. Apabila dibutuhkan perawatan khusus, tenaga ahli akan merekomendasikan tindakan yang terbaik. (Ryn)

Baca Juga:

Hewan Unik Mirip 'Alien' Ini Gegerkan Jagat Maya

#Grooming #Hewan Peliharaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fun
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Ingin menitipkan hewan peliharaan saat mudik Lebaran? Simak 5 tips memilih pet hotel agar anabul tetap aman, sehat, dan tidak stres selama ditinggal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Indonesia
Jangan Biarkan Hewan Peliharaan Tanpa Sistem Imun, Sudah Ada Pakan Premium Jadi Pilihan
Keberadaan hewan peliharaan bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan bagian dari keseimbangan emosional pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Juli 2025
Jangan Biarkan Hewan Peliharaan Tanpa Sistem Imun, Sudah Ada Pakan Premium Jadi Pilihan
Fun
PETFEST 2025 Suguhkan Berbagai Aktivitas Menarik Bagi Penyuka Hewan
Diselenggarakan oleh ICE Creative Events bersama USS, PETFEST 2025 hadir dengan skala yang lebih besar, lebih meriah, dan penuh inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Mei 2025
PETFEST 2025 Suguhkan Berbagai Aktivitas Menarik Bagi Penyuka Hewan
Dunia
Anjing Milik Mantan Presiden Yoon Suk-yeol Menjadi Beban Finansial buat Seoul Grand Park
Taman tersebut harus menanggung biaya perawatan tahunan yang mencapai hampir 6,7 juta won (sekitar Rp 77 juta).
Dwi Astarini - Selasa, 29 April 2025
Anjing Milik Mantan Presiden Yoon Suk-yeol Menjadi Beban Finansial buat Seoul Grand Park
Indonesia
Komunitas Pecinta Hewan Dirangkul Jadi Tim Penangkap, Targetnya 2.000 Kucing Liar
Sterilisasi kucing nantinya akan dilakukan di setiap kecamatan dengan lokasi ditentukan PDHI dengan klinik swasta setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 28 April 2025
Komunitas Pecinta Hewan Dirangkul Jadi Tim Penangkap, Targetnya 2.000 Kucing Liar
Indonesia
5 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Titip Hewan Peliharaan Kesayangan
Saat mudik, hewan perliharaan sangat tidak mungkin untuk dibawa ke kampung halaman. Selain karena terbatasnya kemampuan daya tampung transportasi, biaya, bisa juga karena situasi perjalanan panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 Maret 2025
5 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Titip Hewan Peliharaan Kesayangan
Dunia
Kelompok Penyelamat Hewan Berpacu dengan Api, Evakuasi Peliharaan yang Terjebak dalam Kebakaran Hutan
Sebagian besar hewan peliharaan yang diselamatkan ditemukan dalam keadaan terikat.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Maret 2025
Kelompok Penyelamat Hewan Berpacu dengan Api, Evakuasi Peliharaan yang Terjebak dalam Kebakaran Hutan
Bagikan