Jersey Giants si Ayam Raksasa
Jersey Giants digadang-gadang merupakan ayam terbesar dan terberat di dunia (Foto: fyn_kynd/flickr)
AYAM dikabarkan sudah ada selama sekitar lebih dari 10 ribu tahun. Unggas inj hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Namun, ada satu jenis ayam yang cukup unik dan digadang-gadang merupakan jenis ayam yang terbesar di dunia. Ayam tersebut ialah Jersey Giant.
Sesuai dengan namanya, Jersey Giant dikembangkan di Negara Bagian New Jersey dan merupakan ayam terbesar dan terberat dari semua ras ayam.
Baca Juga:
Ayam tersebut dikembangkan pada akhir abad ke-19 oleh John dan Thomas Black. Awalnya pengembangan itu bertujuan menggantikan kalkun sebagai daging unggas paling populer saat itu.
Kedua bersaudara tersebut menghasilkan kawin silang yang mengesankan, dengan menyilangkan Black Javas, Black Langshans, Dark Brahmas dan tiga ayam besar lainnya, untuk menciptakan alternatif daging kalkun.
Lantaran ukuran dan beratnya, ayam Jersey Giant dibesarkan sebagai ayam pedaging untuk sementara waktu. Namun, karena mereka tumbuh jauh lebih lambat ketimbang ayam pedaging yang umum digunakan saat ini, mereka jarang digunakan dalam industri daging.
Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, fakta menariknya, ras ayam tersebut awalnya disebut The Black Giant oleh pencipta mereka, John dan Thomas Black. Namun, kemudian berubah menjadi Jersey Giant untuk menghormati negara tempat awalnya jenis ayam tersebut diproduksi.
Baca Juga:
Ayam tersebut memiliki tinggi sekitar 26 inci dan berat badan antara 15-20 pon, tak heran bilan Jersey Giants terlihat sangat besar. Kendati spesimen brahma, jenis ayam terbesar kedua bisa mencapai ukuran Jersey Giants, tapi Jersey Giants rata-rata lebih besar. Bahkan menurut sejumlah sumber, Jersey Giants pernah berukuran lebih besar dari sekarang di masa lalu.
Ayam Jersey Giants kerap disebut-sebut sebagai raksasa yang lembut. Karena, meski memiliki badan yang besar, sifat ayam tersebut cendrung ramah dan jinak.
Pada Ayam Jantan Jersey Giants, cendrung tidak agresif, bahkan bisa digambarkan sebagai 'anak yang manis'. Karena, ayam tersebut sagat ramah terhadap manusia.
Lantaran sifatnya yang cenderung jinak, banyak orang yang memiliki untuk dipelihara sebagai hewan peliharaan, dibanding sebagai sumber telur dan daging. (Ryn)
Baca Juga:
Unik, Petani Jepang Gunakan Burung Hantu Untuk Pengendali Hama
Bagikan
Berita Terkait
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP