Jangan Tegiur Untung Besar, Bisa Jadi Investasi Bodong
Investasi selalu berhubungan dengan keuntungan. (Foto: Freepik/jcomp)
HATI-hati adalah kunci yang harus tetap dipegang bila ingin melakukan investasi. Apalagi belakangan masih marak investasi bodong yang beroperasi di masyarakat. Alih-alih mendapatkan keuntungan, malah menguap semua uangnya.
Yang membuat masyarakat tergiur adalah keuntungan besar yang tidak wajar dengan risiko yang kecil. Padahal investasi tak memberikan keuntungan yang melebihi perhitungan yang umumnya ada pada pilihan investasi di masyarakat. Sebaiknya pahami dahulu investasi yang baik sebelum terjebak dalam investasi bodong.
Baca Juga:
Ketika Terjadi Resesi Ekonomi, Lebih Baik Menabung atau Investasi?
Legalitas
Semua badan usaha yang bergerak dalam jasa keuangan biasanya terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK yang memberikan perizinan kelayakan menjalankan pengelolaan usaha jasa keuangan di Indonesia.
Selain perizinan dari OJK, tentunya badan hukum perusahaan tersebut harus jelas pengelola dan pendirinya. Pendiri perusahaan ini pastinya bukan sembarangan orang yang tidak memiliki pengalaman dan kualitas kerja. Perusahaan jasa keuangan yang benar memiliki perencanaan yang dibuat untuk memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak secara adil.
Penawaran
Kamu harus teliti memeriksa penawaran yang disodorkan oleh perusahaan investasi. Pakai saja perhitungan sederhana tidak harus yang rumit terhadap keuntungan dan bonus yang ditawarkan. Perhitungan itu harus meliputi perhitungan jangka panjang dan pendek. Kamu harus lebih kritis lagi bila ditawarkan investasi dengan modal kecil yang memberikan keuntungan besar. Kalau perhitungannya tidak masuk akal, lebih baik tinggalkan. Misalnya hanya dengan Rp1 juta dalam seminggu akan menerima keuntungan Rp100 juta.
Apalagi zaman sekarang ini yang memungkinkan penawaran sangat luas di dunia digital. Iklan-iklan investasi di media-media sosial sudah seharusnya bijak dalam menyikapinya. Jangan mudah tergiur dengan penawaran-penawaran yang ada.
Baca Juga:
Belajar
Sudah seharusnya bila kamu ingin berinvestasi mempelajari pilihan investasi yang cocok. Dengan begitu kamu akan lebih detil mengetahui tentang investasi yang dipilih, termasuk perhitungan-perhitungannya. Jangan lupa juga selalu mencari-cari informasi yang berkaitan dengan pilihan investasi kamu. Termasuk berita-berita yang ada di luar dunia investasi. Ada baiknya kamu juga memiliki mentor yang sudah memiliki pengalaman di dunia investasi. Dengan demikian kamu akan lebih aman dalam berinvestasi.
Berinvestasi bukan hanya sekedar menanamkan uang. Ada berbagai pilihan investasi dengan berbagai karakteristiknya. Ini hanya bisa diketahui dengan mempelajarinya dengan seksama. (psr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi