Jangan Stres, Nanti Rambut Rontok Lo

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 27 Juni 2024
Jangan Stres, Nanti Rambut Rontok Lo

Ayo kelola stres. (Foto: Unsplash/Elisa Ventur)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masalah rambut rontok ternyata tidak sesederhana itu. Meskipun kamu sudah mengandalkan seabrek produk perawatan, rambut tetap bisa rontok apabila kamu stres. Rambut rontok dan stres amat erat kaitannya.

Seperti dikutip dari Healthline, saat stres terjadi fenomena telogen effluvium, yakni rambut rontok berlebihan dan terjadi secara tiba-tiba. Stres merupakan pemicu utamanya. Ada empat faktor yang mengaitkan stres terhadap rambut rontok, misalnya:

1. Siklus pertumbuhan rambut

Rambut memiliki siklus pertumbuhan yang terdiri dari fase pertumbuhan (anagen), fase transisi (katagen), dan fase istirahat (telogen) sebelum rambut rontok dan digantikan oleh rambut baru.

Stres yang signifikan dapat memengaruhi siklus ini, memindahkan rambut lebih cepat ke fase istirahat (telogen). Proses ini dapat menyebabkan peningkatan rambut rontok secara berlebihan dalam waktu yang relatif singkat.

Baca juga:

Hair Oil Jempolan Atasi Rambut Rontok

2. Perubahan hormonal

Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormonal dalam tubuh. Perubahan hormonal ini dapat berkontribusi pada perubahan siklus pertumbuhan rambut dan meningkatkan kemungkinan rambut rontok.

3. Perubahan metabolik dan nutrisi

Stres dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan penyerapan nutrisi, yang penting untuk kesehatan rambut. Defisiensi nutrisi atau gangguan metabolisme karena stres dapat menyebabkan rambut rontok.

4. Kebiasaan merusak

Saat stres, seseorang mungkin cenderung melakukan kebiasaan merusak seperti menggaruk kulit kepala atau menarik-narik rambut. Aktivitas ini dapat menyebabkan kerusakan pada akar rambut dan meningkatkan risiko rambut rontok.

Efek stres pada rambut rontok umumnya bersifat sementara. Begitu stres berkurang atau teratasi, biasanya siklus pertumbuhan rambut akan kembali normal.

Baca juga:

Benarkah Nikotin Sebabkan Rambut Rontok?

Namun, jika kamu mengalami kerontokan rambut yang signifikan atau berkepanjangan akibat stres, konsultasikan dengan dokter atau ahli perawatan kulit untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan lebih lanjut. (ayu)

#Kesehatan #Stres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan