Jangan Keliru, Kamu Tak Butuh Masker untuk Terhindar dari Corona

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2020
Jangan Keliru, Kamu Tak Butuh Masker untuk Terhindar dari Corona

Masker tidak dapat mencegah virus Corona (Foto: Antara/FB Anggoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WABAH virus Corona (COVID-19) kini telah menyebar di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah memastikan bahwa dua orang Indonesia telah dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Melihat fenomena ini tentunya membuat masyarakat Indonesia menjadi panik dan terlihat semakin banyak orang yang berkeliaran menggunakan masker untuk menghindari tertular virus Corona.

Baca juga:

Di Tengah Kepanikan Virus Corona, Ini Alasan Kamu Tak Perlu Beli Masker

Hal ini merupakan respon alami manusia untuk tetap menjaga dirinya agar terhindar dari virus tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah semua orang memang membutuhkan masker untuk terhindar dari virus Corona?

Melansir laman Forbes, menurut Eli Perencevich, MD, seorang profesor obat penyakit dalam dan epidemiologi serta spesialis pencegahan infeksi di Universitas Iowa Fakultas Kedokteran, Amerika Serikat, bagi kamu yang tidak terjangkit virus Corona atau penyakit lainnya tidak membutuhkan atau tidak perlu memakai masker.

Jangan Keliru, Kamu Tak Butuh Masker untuk Terhindar dari Corona
Dr. Eli Perencevich seorang ahli obat penyakit dalam dan spesialis pencegahan infeksi (Foto: YouTube/University of Iowa Research)

Dr. Perencevich juga mengatakan, tidak ada bukti yang kuat bahwa memakai masker pada orang yang sehat akan melindungi mereka dari virus Corona. Bahkan, jika penggunaan masker yang salah dapat meningkatkan risiko infeksi karena akan lebih sering menyentuh wajah mereka sendiri.

Tak hanya itu, Dr. Perencevich juga menegaskan bahwa virus Corona tidak dapat menular melalui udara melainkan melalui tetesan cairan tubuh. Untuk itu, profesor yang juga lulusan sekolah kedokteran Harvard ini menyarankan, gunakanlah masker jika kamu sedang flu atau merasa memiliki ciri-ciri terjangkit virus Corona untuk melindungi orang lain dan orang yang kamu sayangi.

Baca juga:

Waspada Corona! Minum Jahe Untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Meskipun begitu, kebanyakan orang panik dengan adanya wabah virus corona yang membuat mereka kalap untuk membeli masker. Sehingga banyak orang yang menimbun masker dan menjadi penjual masker beserta hand sanitizer dadakan yang dijual dengan harga yang lebih tinggi. Melansir laman Antaranews, menyikapi masker yang dijadikan ladang penghasil uang, Tim Siber Polda Metro Jaya akan turun langsung untuk mengawasi adanya penimbunan masker yang dijual secara online.

Jangan Keliru, Kamu Tak Butuh Masker untuk Terhindar dari Corona
Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (Foto: Antara/Fianda Rassat)

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Yusri Yunus mengatakan kepada Antaranews, aksi mengambil keuntungan yang dilakukan oleh penimbun masker merupakan perbuatan melawan hukum yang telah di atur dalam Undang-Undang tentang perlindungan konsumen.

Melihat masker yang semakin langkah dan dijual dengan harga yang tinggi, Dr. Perencevich menyarankan alternatif lain kepada masyarakat untuk sebisa mungkin tidak menyentuh area wajah seperti mulut dan hidung karena kita tidak pernah tahu bakteri atau virus apa yang menempel ditangan kita. Maka dari itu, tetaplah menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun secara teratur. (Bel)

Baca juga:

Simak! 3 Info Penting dari WHO Tentang Virus Corona

#Virus Corona #Penyakit Corona #Pasien Corona #Info Kesehatan #Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan, terlebih jika paparan berlangsung dalam waktu lama.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Indonesia
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Irma mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 28 Agustus 2025
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan