MENGONSUMSI makanan atau minuman yang mengandung banyak gula tentunya bukan lah hal baik untuk tubuhmu. Hal ini bisa menjadi risiko untuk kesehatan karena bisa mengakibatkan penyakit. Seperi obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Sebisa mungkin kamu harus menghindari asupan gula terlalu banyak. Berikut beberapa makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi di luar perkiraanmu selama ini.
Baca juga:
1. Low Fat Yoghurt
Low fat yoghurt atau yoghurt rendah lemak menjadi salah satu asupan yang harus kamu kurangi. Dilansir dari laman Healthline, yoghurt memang makanan yang bergizi. Namun sayangnya, tidak semua yoghurt dibuat dengan kandungan yang sama.
Yoghurt rendah lemak ternyata memiliki tambahan gula untuk meningkatkan rasanya. Sehingga lebih baik mengonsumsi yoghurt dengan lemak utuh (greek yoghurt) dibandingkan dengan yang diberi pemanis gula lebih.
2. Saus Barbeque
Pencinta barbeque, mungkin saus ini menjadi salah satu bumbu penting untuk menu favoritmu. Namun, faktanya 33% saus bbq mendangung gula murni.
Sehingga perlu diperhatikan kembali bila kamu membeli saus bbq instan. Cek kandungan gula di dalamnya agar tidak sengaja mengonsumsi gula yang berlebibihan.
Baca juga:
3. Susu Cokelat
Lebih baik minum susu murni daripada minum susu cokelat. Karena minuman yang ini telah diberikan perisa cokelat dan diberi dengan gula pemanis.
Meski susu memang bergizi untuk kesehatan tulang, kalsium, dan protein tubuh. Lebih baik minum susu tanpa tambahan perisa cokelat yang ternyata banyak mengandung gula.
4. Sereal
Ketika sarapan pasti ingin makanan yang praktis dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkannya. Hal itu yang menjadikan sereal menjadi pilihan untuk sarapan.
Sayangnya, kadar gula di dalam sereal bisa berpengaruh untuk kesehatanmu. Laman Healthline menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein seperti telur yang bisa membantu menurunkan berat badan.
5. Buah Kalengan
Mengonsumsi buah memang sehat, namun buah kalengan tidak lagi menjadi solusi untuk makan sehat. Buah kalengan telah melewati proses pengawetan dengan sirup manis. Sehingga banyak serat dari buah yang hilang dan kandungan gulanya yang semakin tinggi.
Tidak hanya itu, buah kaleng juga menghilangkan kandungan vitamin C yang cenderung peka terhadap panas. Lebih baik tetap mengonsumsi buah segar daripada buah kalengan. (ren)
Baca juga: