Kesehatan

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2020
Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula

Makanan dan minuman tinggi kadar gula. (Unsplash/Rachel Park)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGONSUMSI makanan atau minuman yang mengandung banyak gula tentunya bukan lah hal baik untuk tubuhmu. Hal ini bisa menjadi risiko untuk kesehatan karena bisa mengakibatkan penyakit. Seperi obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Sebisa mungkin kamu harus menghindari asupan gula terlalu banyak. Berikut beberapa makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi di luar perkiraanmu selama ini.

Baca juga:

Air Jeruk Nipis Memang Sehat, Tapi...

1. Low Fat Yoghurt

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula
Low fat yoghurt mengandung tambahan gula. (Pixabay/Imoflow)

Low fat yoghurt atau yoghurt rendah lemak menjadi salah satu asupan yang harus kamu kurangi. Dilansir dari laman Healthline, yoghurt memang makanan yang bergizi. Namun sayangnya, tidak semua yoghurt dibuat dengan kandungan yang sama.

Yoghurt rendah lemak ternyata memiliki tambahan gula untuk meningkatkan rasanya. Sehingga lebih baik mengonsumsi yoghurt dengan lemak utuh (greek yoghurt) dibandingkan dengan yang diberi pemanis gula lebih.

2. Saus Barbeque

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula
Saus bbq menjadi salah satu makanan tinggi gula. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Pencinta barbeque, mungkin saus ini menjadi salah satu bumbu penting untuk menu favoritmu. Namun, faktanya 33% saus bbq mendangung gula murni.

Sehingga perlu diperhatikan kembali bila kamu membeli saus bbq instan. Cek kandungan gula di dalamnya agar tidak sengaja mengonsumsi gula yang berlebibihan.

Baca juga:

Imbangi Asupan Gula dengan Olahraga

3. Susu Cokelat

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula
Susu coklat mengandung perisa yang menambah kadar gula di dalamnya. (Unsplash/Daria Rudyk)

Lebih baik minum susu murni daripada minum susu cokelat. Karena minuman yang ini telah diberikan perisa cokelat dan diberi dengan gula pemanis.

Meski susu memang bergizi untuk kesehatan tulang, kalsium, dan protein tubuh. Lebih baik minum susu tanpa tambahan perisa cokelat yang ternyata banyak mengandung gula.

4. Sereal

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula
Biasanya sereal menjadi makanan praktis untuk sarapan. (Unsplash/Etienne Girardet)

Ketika sarapan pasti ingin makanan yang praktis dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkannya. Hal itu yang menjadikan sereal menjadi pilihan untuk sarapan.

Sayangnya, kadar gula di dalam sereal bisa berpengaruh untuk kesehatanmu. Laman Healthline menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein seperti telur yang bisa membantu menurunkan berat badan.

5. Buah Kalengan

Jangan Keliru, 5 Makanan dan Minuman ini Justru Tinggi Kadar Gula
Buah kaleng menghilangkan serat buah dan mengandung banyak gula.(Pixabay/445693)

Mengonsumsi buah memang sehat, namun buah kalengan tidak lagi menjadi solusi untuk makan sehat. Buah kalengan telah melewati proses pengawetan dengan sirup manis. Sehingga banyak serat dari buah yang hilang dan kandungan gulanya yang semakin tinggi.

Tidak hanya itu, buah kaleng juga menghilangkan kandungan vitamin C yang cenderung peka terhadap panas. Lebih baik tetap mengonsumsi buah segar daripada buah kalengan. (ren)

Baca juga:

4 Makanan yang Membantu Mengontrol Gula Darah

#Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan