Kesehatan

Air Jeruk Nipis Memang Sehat, Tapi...

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 31 Mei 2020
Air Jeruk Nipis Memang Sehat, Tapi...

Meski segar, air jeruk nipis sebaiknya dimkonsumsi dalam jumlah terbatas. (foto: pixabay/PhotoMIX-Company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGASUP vitamin C dari buah amat disarankan di masa pandemi ini. Vitamin C alami bisa meningkatkan daya tahan tubuh kamu. Salah satu sumber vitamin C alami ialah buah jeruk. Banyak yang memanfaatkan air jeruk nipis untuk asupan vitamin C.

Seperti dilansir Hellosehat, air jeruk nipis punya segudang manfaat bagi kesehatan. Mulai dari meremajakan kulit, mengobati diare (disentri), hingga membantu menurunkan berat badan.

BACA JUGA: Apel Turunkan Berat Badan

Biarpun jeruk nipis dingin menyegarkan dan penuh manfaat, kamu tetap harus mengonsumsinya dalam moderasi yang tepat. Keseringan minum jus jeruk nipis bisa jadi bumerang bagi tubuh kamu loh.

1. Memicu kenaikan asam lambung

food, lime
Jeruk nipis punya rasa asam yang lebih tajam. (foto: Pixabay/NjoyHarmony)


Jeruk nipis punya rasa asam yang lebih tajam ketimbang jeruk lainnya. Kandungan asam pada jeruk nipis bisa memicu naiknya asam lambung.

Rasa asam pada jeruk nipis berasal dari kandungan pH pada buahnya. Jeruk nipis punya pH 1,8-2 yang artinya sangat asam. Zat asam itulah yang dapat memicu asam lambung naik. Kalau sudah begitu, perutmu bisa terasa perih.

Dalam kondisi yang lebih parah, kombinasi asam sitrat dan asam askorbat pada jeruk nipis dapat memperburuk gejala refluks asam lambung alias GERD. Karena alasan iutlah, kamu yang punya penyakit maag tidak dianjurkan minum air perasan jeruk nipis atau jenis jeruk lainnya dalam jumlah yang banyak.


2. Merusak gigi

teeth
Minuman asam berbahaya buat gigi kamu. (foto: pixabay/Kjerstin_Michaela)


Minuman asam bisa berhabaya untuk gigimu. Minnesota Dental Association mengungkapkan enamel gigi bisa terkikis jika terus-menerus terkena makanan atau minuman dengan pH 4 atau di bawahnya.

Itu berarti minum jus jeruk nipis sekali saja bisa mengikis enamel gigi, apalagi kalau dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah banyak. Enamel gigi yang tipis bakal melemahkan perlindungan gigi. Akibatnya, dentin gigi kamu mudah rusak, gigi jadi berlubang, hingga menimbulkan terasa sakit.

Untuk menghinddari hal itu, segeralah berkumur setelah minum jus jeruk nipis. Berikan jeda setidaknya 1 jam sebelum kamu menggosok gigi. Tujuannya, supaya zat asam jeruk nipis tidak semakin menyebar dan merusak gigi.


3. Ulkus lambung

abdominal pain
Ulkus lambung bikin perutmu terasa amat perih. (foto: pixabay/derneumann)


Kadar asam sitrat pada jus jeruk nipis yang tinggi juga bisa menyebabkan ulkus lambung. Itu merupakan kondisi ketika ada luka terbuka di lapisan lambung.

Ulkus atau radang lambung terjadi ketika lapisan yang melindungi lambung jadi menipis. Penyebabnya, cairan pencernaan yang terlalu asam.

Cairan asam, salah satunya dari air perasan jeruk nipis, terus-menerus menggerogoti jaringan yang melapisi perut sampai menimbulkan luka yang terasa perih.

Luka pada lambung akan terasa amat menyakitkan dan mengganggu aktivitas kamu. Bahkan, kamu mungkin juga akan merasakan sensasi terbakar di perut dan mulas saat mengalami ulkus lambung.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya kamu minum air jeruk nipis dalam jumlah terbatas. Selain itu, kenali juga kondisi kesehatan kamu sebelum minum air jeruk nipis ya. (*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan