Kesehatan

Imbangi Asupan Gula dengan Olahraga

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 16 Juni 2020
Imbangi Asupan Gula dengan Olahraga

Penyuka makanan manis harus mengimbangi gula dengan olahraga. (foto: pixabay/silviarita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM menerapkan pola makan sehat, kamu tak melulu perlu memperhatikan asupan karbohidrat dan lemak. Asupan gula harianmu juga amat penting dikontrol. Dalam sehari, kamu seharusnya tidak mengonsumsi lebih dari 50 gram atau empat sendok makan gula. Hal itu untuk menghindarkan kamu dari penyakit, salah satunya diabetes.

Selain mengontrol jumlah asupan gula, kamu juga perlu mengimbanginya dengan olahraga. Gerak tubuh akan amat berguna membakar semua gula yang kamu asup. Nah, berapa lama sih olahraga yang diperlukan jika kamu mengasup 3 sendok makan gula dalam sehari?

BACA JUGA:

Parents, Rangsang Motorik si Kecil dengan Bermain

Seperti dilansir Antara, Konsultan Tesertifikasi Nutirisi dan Kesehatan Nutrifood Moch Aldis Ruslialdi menyarankan berlari selama 30 menit, ditambah berjalan 180 menit dan berenang selama 52 menit.

Dalam sesi NutriClass daring itu, ia mengungkapkan sejumlah makanan dan minuman bisa mengandung 2 hingga 3 sendok makan gula per buahnya. Donat cokelat, minuman soda, 4 buah permen susu, cake, bahkan minuman boba ukuran reguler mengandung 4 sendok makan gula.

sugar
Apa pun jenisnya, gula tetap tinggi kalori. (foto: pixabay/ulleo)

Aldis mengatakan semua jenis gula baik itu gula merah, gula baru atau gula putih mengandung kalori yang hampir serupa. Jadi semuanya tetap berbahaya bila dikonsumsi berlebihan. Salah satu efeknya ialah meningkatkan gula darah dengan cepat.

Gula pasir, misalnya. Per 1 sendok teh mengandung 16 kkal kalori, tak jauh berbeda dari gula cokelat yakni 15 kkal kalori. Sementara itu, gula batu memiliki 23 kkal kalori setiap satu sendok teh. Jenis gula lainnya, gula halus, icing sugar, dan gula jawa sama-sama mengandung 10 kkal kalori per 1 sendok teh.

exercise
Imbangi dengan olahraga. (foto: pixbay/keifit)

Meskipun demikian, bagi kamu penggemar hidangan manis, kamu masih bisa kok mengotrol asupan gulamu. Kamu bisa mengganti minuman manis dengan minuman rendah gula, seperti teh tawar, menukar camilan kue menjadi buah atau menyiapkan botol berisi air minum.

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan pedoman gizi seimbang, yakni 2/3 piring makanan pokok, 1/6 piring lauk pauk, 1/6 buah, dan 2/3 piring sayuran.

Yang tak kalah penting, jangan lupa minum air putih dan berolahraga kardio. Kamu bisa memilih latihan intensitas sedang selama 30 menit dalam lima kali seminggu atau 25 menit kardio intensitas tinggi tiga kali seminggu ditambah dua kali seminggu latihan beban dengan intensitas sedang-tinggi. "Latihan beban membuat massa otot terjaga, bukan berarti jadi body builder," kata Aldis.(*)

BACA JUGA:

Barbra Streisand Hadiahkan Saham Disney untuk Putri George Floyd

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan