Kesehatan

Jangan Asal, ini Tips Memilih Dokter Anak

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 25 Juli 2021
Jangan Asal, ini Tips Memilih Dokter Anak

Yuk kenali tips memilih dokter anak (foto: pixabay/voltamax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM memilih dokter anak yang tepat untuk sang buah hati, bukanlah keputusan yang mudah. Karena, dia harus mampu menjadi sosok ahli, dan bisa dipercaya dalam membantu kamu merawat sang anak.

Kendati banyak yang menekuni profesi dokter anak, dalam mencari dokter yang cocok denganmu dan sang buah hati, bukanlah hal yang mudah. Ada sejumlah pertimbangan yang perlu diperhatikan, sebelum memilih dokter anak yang tepat untuk anak.\

Baca Juga:

Anak Demam Santai Saja ya

Agar kamu tidak bingung dalam memilih dokter anak, ada beberapa hal yang bisa dijadikan ukuran terhadap seberapa cocok dokter anak untuk kam jadikan mitra merawat sang buah hati.

Kenyamanan anak merupakan hal pertama yang harus diperhatikan orangtua (foto: pixabay/jarmoluk)

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan yaitu kenyamanan sang anak. Saat pertama kali kamu menemui dokter, kecocokan bisa dikur. Kamu bisa melihat bagaimana cara dokter menangani sang anak. Semakin nyaman anak dengan dokter tersebut, berarti dokter itu layak dijadikan kandidat.

Kedua, yang perlu kamu perhatikan yaitu keramahan dan kesabaran anak pada staf di klinik serta keluarga pasien. Selanjutnya, perhatikan juga bagaimana sang dokter menangani keluhan anak.

Perhatikan cara dokter dari segi kesabaran dalam mendengarkan keluhan pasien. Selain itu, penting juga apakah dokter itu mudah dihubungi apalbila si kecil mendadak sakit saat di luar jam praktiknya.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan yaitu kenyamanan tempat praktik. Dalam hal ini, perhatikan ruang tunggu yang disediakan. Kemudian, selain kenyamanan pastikan ruang tunggu aman bagi si kecil.

Baca Juga:

Perceraian dan Dampaknya bagi Anak

Kemudian, perhatikan juga tentang berapa lama kamu harus menunggu dokter menangani pasien lainnya. Lalu, lihat juga faktor kenyamanan dan luas lahan parkir.

Kemudian, hal keempat yang perlu kamu perhatikan yaitu perlatan serta bantuan. Penting memastikan kualitas dokter anak pilihan kamu. Seperti halnya dokter tersebut wajib mememiliki pengetahuan yang cukup dibidangnya.

Perhatikan juga kelengkapan alat dan kenyamanan tempat praktik dokter (Foto: pixabay/victoria_borodinova)

Penting juga untuk memastikan kelengkapan alat pada tempat dokter tersebut praktik. Selain itu, kamu harus pastikan juga perawat dan staf pada tempat praktik dokter anak tersebut memiliki kualitas yang dibutuhkan.

Penyediaan mobil ambulans dan perawatan gawat darurat pada rumah sakit tempat dokter praktik, juga menjadi pertimbangan penting untuk fasilitas tambahan bila dibutuhkan mendadak.

Namun, pada intinya kamu jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter anak, bila terdapat gejala keshatan pada sikecil. Karena, dokter anak selalu siap untuk berdiskusi denganmu tentang perkembangan si kecil. Tentunya agar tetap sehat dan bisa menjalani aktivitasnya. (Ryn)

Baca Juga:

Cegah Anak Kecanduan Game, Tencent Gunakan Pengenal Wajah

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan