Jalapeno, Cabai Meksiko yang Tidak Pedas

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 22 September 2022
Jalapeno, Cabai Meksiko yang Tidak Pedas

Cabai jalapeno memiliki bentuk mirip seperti cabai hijau, namun ukurannya lebih besar. (Unsplash/Phillip Larking)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JALAPENO salah satu jenis cabai yang berasal dari negara Meksiko. Memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Cabai yang memiliki bentuk mirip seperti cabai hijau, namun ukurannya lebih besar. Melansir Medical News Today, jalapeno mengandung senyawa bernama capsaicin. Selain itu, jalapeno juga mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin B6, dan mangan.

Tingkat kepedasan jalapeno masih di bawah rasa pedas dari cabai rawit. Cabai ini bisa dinikmati dalam berbagai cara. Selain mencampurkannya dengan hidangan utama atau salad layaknya cabai biasa, kamu bisa membuat hidangan lezat jalapeno dengan memanggang cabai ini bersama isian keju ataupun daging.

Baca Juga:

Cabai Hiyung, Cabe Terpedas di Indonesia

cabe
Kandungan capsaicin dan capsaicinoid dalam jalapeno metabolisme, pembakaran lemak, dan mengurangi nafsu makan-Unsplash-Bruce Mars

Berat badan

Konsumsi jalapeno dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Kandungan capsaicin dan capsaicinoid dalam jalapeno dikatakan dapat membantu meningkatkan proses metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan mengurangi nafsu makan. Dengan begitu, berat badan berlebih bisa berkurang lebih cepat.

Sel kanker

Kandungan capsaicin pada jalapeno memiliki sifat anti-kanker yang baik. Penelitian menyebutkan bahwa capsaicin mampu membunuh lebih dari 40 jenis sel kanker tanpa merusak sel-sel normal dalam tubuh dan mampu mencegah kanker menyebar ke area lain di dalam tubuh.

Jantung

Jalapeno dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Manfaat ini diperoleh dari kandungan capsaicin yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi, dua hal yang paling sering menjadi penyebab penyakit jantung.

Baca Juga:

Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Makan Makanan Pedas Tiap Hari

cabe
Mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab penyakit infeksi. (Unsplash/Thembi Johnson)

Infeksi

Penelitian terhadap jalapeno menunjukkan bahwa senyawa capcaisin bisa bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab infeksi. Infeksi seperti kolera, radang tenggorokan, gigi berlubang, bahkan chlamydia.

Anti radikal bebas

Jalapeno mengandung vitamin C yang memiliki sifat antioksidan yang baik. Antioksidan bermanfaat untuk melawan radikal bebas berlebih. Radikal bebas berpotensi menyebabkan peradangan dan kerusakan sel-sel dalam tubuh. Maka mengonsumsi jalapeno diyakini dapat mengurangi risiko menderita berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan kanker.

Kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C tinggi yang ada pada jalapeno bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C berperan penting dalam produksi sel darah putih, yakni sel yang berfungsi untuk melawan berbagai jenis kuman di dalam tubuh.

Umur

Penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi cabai beberapa kali dalam seminggu cenderung memiliki umur yang lebih panjang. Hal ini dikaitkan dengan khasiat kandungan capsain. Sedangkan pada jalapeno disinyalir dapat melancarkan aliran darah dan mencegah obesitas.

Jalapeno memang mengandung banyak manfaat. Namun, jangan mengonsumsi cabai ini dalam jumlah berlebihan untuk menghindari efek sampingnya. Biasanya efek samping yang muncul seperti rasa panas atau terbakar di sekitar mulut dan gangguan pada saluran pencernaan, terutama pada penderita sakit maag. (DGS)

Baca Juga:

Cermat Memilih dan Mengolah Daging

#Kesehatan #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - 46 menit lalu
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Bagikan