Jakarta Pusat Siagakan Pompa Mobile untuk Sedot Air Seribu Liter Per Menit

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 25 November 2020
Jakarta Pusat Siagakan Pompa Mobile untuk Sedot Air Seribu Liter Per Menit

Ilustrasi - Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suku Dinas (Sudin) Penangulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyiapkan pompa mobile untuk menghadapi banjir.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Gulkarmat Jakpus Asril Rizal mengatakan, alat tersebut mampu menyedot seribu liter per menit.

Tak hanya itu, pihaknya telah menyiagakan petugas di pos-pos Gulkarmat yang ada di tiap kecamatan.

Baca Juga:

Camat Johar Baru Ungkap Kendala Atas Banjir di Wilayahnya


"Semua peralatan penanganan mulai dari perahu, tambang, dan ban kami sudah siapkan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/11).

Terkait simulasi bencana, kata Asril, Gulkarmat Jakpus juga akan melatih masyarakat yang tergabung dalam Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk simulasi evakuasi korban banjir di wilayah Jakpus.

Nantinya warga akan diajarkan bagaimana mengunakan perahu karet, ban, pelampung saat musibah banjir terjadi.

"Nanti kita atur lagi jadwalnya kapan, karena perlu didiskusikan lebih lanjut," tandasnya.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) Bayu Meghantara mengakui, ia tengah mengantisipasi penularan virus corona. Terutama di pengungsian.

Cara mengantisipasinya dengan menyiagakan petugas kesehatan dan melakukan rapid tes pada para pengungsi.

“Jadi nanti sebelum memasuki area pengungsian mereka akan di rapid test dan swab,” paparnya.

Pengurasan banjir yang merendam Perumahan Green Ville, di Jakarta, Sabtu, (4/1/2020). (ANTARA/Boyke Ledy Watra)
Pengurasan banjir yang merendam Perumahan Green Ville, di Jakarta, Sabtu, (4/1/2020). (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Ia juga mengimbau pada warga untuk tetap menjaga kesehatan di musim peralihan ini. Dan, turut mensosialisasikan persiapan penanganan banjir agar masyarakat memahami apa yang harus dilakukan saat banjir terjadi.

“Mudah-mudahan semuanya aman, kebutuhan logistik saat banjir pun sudah disiapkan Sudin Sosial Jakpus,” tandasnya.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kesehatan Jakarta Pusat (Jakpus) Erizon menegaskan, para pengungsi yang akan menempati lokasi pengungsian akan menjalani rapid dan swab test sebelum memasuki area pengungsian.

Menurutnya, rapid dan swab test ini dilakukan guna mencegah penularan COVID-19 di kluster pengungsian.

Selain itu, tes ini merupakan protokol normal yang dilakukan di semua pengungsian. Ini protokol normal bagi semua tempat pengungsian yang pasti berpotensi terjadi kerumunan.

"Kami harus lakukan screening (penyaringan) semuanya,” ungkapnya.

Baca Juga:

Pengungsi Banjir di Jakpus Bakal Jalani Tes COVID-19 Sebelum Masuk Pengungsian

Terkait ketersediaan alat dan tenaga medis, menurutnya, alat untuk rapid maupun swab test sudah tercukupi. Tenaga medis nantinya dari tiap kecamatan masing-masing pengungsian.

Untuk tenaga medis yang tetap dilokasi pengungsian, ada dokter, perawat, sopir dan satu petugas sanitarian.

"Serta satu ambulan medis untuk kebutuhan evakuasi,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk hasil rapid maupun swab test jika pengungsi terbukti positif maka akan dirujuk ke rumah sakit.

Meski demikian, pihaknya masih belum menentukan ke mana pengungsi positif COVID-19 dibawa.

Menurutnya, pengungsi yang terjangkit bisa dirujuk ke RS terdekat sesuai urgensinya, atau di rumah sakit khusus penanganan corona.

“Pertimbangannya banyak, kita akan liat situasinya dahulu,” tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

Antisipasi Banjir, Pemkot Jakpus Bangun 302 Sumur Resapan

#Banjir Jakarta #Jakarta Pusat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Ikan Sapu-Sapu Langsung Dihancurkan, Wali Kota Jakpus: Agar tak Disalahgunakan
Berdasarkan kajian, ikan sapu-sapu berpotensi mengandung zat berbahaya seperti bakteri dan logam berat karena hidup di perairan tercemar.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Ikan Sapu-Sapu Langsung Dihancurkan, Wali Kota Jakpus: Agar tak Disalahgunakan
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pemkot Jakarta Pusat Keruk Bantaran Kali Ciliwung, Banyak Sampah dan Alirannya Mampet
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin memantau langsung kerja bakti pembersihan kali Ciliwung bersama Camat Menteng Nurhelmi Savitri beserta jajarannya.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Pemkot Jakarta Pusat Keruk Bantaran Kali Ciliwung, Banyak Sampah dan Alirannya Mampet
Bagikan