Jakarta Banjir Bukti Kinerja Anies Baswedan Buruk

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 18 Desember 2019
Jakarta Banjir Bukti Kinerja Anies Baswedan Buruk

Banjir merendam sejumlah kawasan di Jakarta (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta kembali mendapat kritikan pedas. Hal ini tak lepas dari adanya banjir yang terjadi di sejumlah tempat seperti kawasan Senayan, Sudirman hingga Rasuna Said.

Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan menilai, jika Pemprov DKI tengah diserang dengan berbagai isu miring, Gubernur Anies Baswedan cenderung 'lepas tangan'.

Baca Juga

Banjir Sejumlah Titik, Anggota DPRD DKI: Wajar Musim Kemarau Tak Keruk Waduk

"Akankah kepala dinas Bina Marga dan kepala dinas Lingkungan Hidup Jakarta dipecat gubernur Jakarta, Anies Baswedan atas tuduhan memasukan air ke dalam mal? Nah kalau sudah demikian gubernur Jakarta akankah menyalahkan dan memecat anak buahnya?," kata Azas dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/12).

Banjir Jakarta merendam sejumlah fasilitas umum dan jalanan
Sejumlah fasilitas umum dan jalanan Jakarta terendam banjir (MP/Kanu)

Azas mengingatkan saat kampanye pilkada Jakarta lalu, Anies Baswedan menjanjikan Jakarta bebas dari banjir.

"Terjadinya banjir atau genangan air di Jakarta akibat hujan hari ini membuktikan bahwa kinerja Anies buruk. Buktinya adalah turun hujan yang belum besar dan di awal musim saja sudah banjir Jakarta," papar Azas.

Baca Juga

Kawasan GBK Senayan Banjir, Warga: Cocok Nih Buat Ternak Lele

Azas menganggap bahwa pembangunan fisik yang dilakukan Anies Baswedan seperti membangun trotoar bahkan saluran air atau drainase hanya untuk membuat projek mengeluarkan uang dari APBD saja.

"Atas kejadian banjir yang merugikan warga Jakarta bisa menggugat Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta karena buruk kinerjanya dan merugikan," terang Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Azas menduga, Kepala Dinas Bina Marga dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup perlu siap-siap jadi biang kesalahan banjir hari ini. Kepala Dinas Bina Marga dan kepala dinas Lingkungan Hidup akan dipecat karena memasukan air ke dalam mal.

Baca Juga

Banjir Jakarta Nyaris Lumpuhkan Sejumlah Stasiun MRT

"Gubernur Anies Baswedan tidak salah. Jika ada masalah di Jakarta maka guber Anies Baswedan tidak salah dan yang salah adalah anak buah seperti kepala dinas serta para ASN Pemprov Jakarta," sebut dia. (Knu)

#Banjir #Banjir Jakarta #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Bagikan