Jadi Tersangka KPK, Dirut PLN Masih Berada di Perancis
Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir berjalan usai menjalani pemeriksaan. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
MerahPutih.com - Direktur Utama (Dirut) PT. PLN, Sofyan Basir resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1. Namun, saat ini Sofyan tengah berada di Perancis untuk mengurus pekerjaan.
"Iya sudah seminggu yang lalu berada di Perancis. Untuk urusan pekerjaan," kata Pengacara Sofyan Basir, Soesilo Ariwibowo saat dikonfirmasi, Rabu (24/4).
Soesilo mengaku masih belum mengetahui kapan eks Dirut Bank BRI ini akan pulang ke Indonesia. Pasalnya, kata Soesilo, dirinya belum bisa komunikasi dengan Sofyan.
"Saya belum tahu. Saya masih belum bisa berkomunikasi juga," ujar dia.
Sebelumnya, KPK menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.
"KPK meningkatkan perkara ini ke tahap Penyidikan dengan tersangka SFB (Sofyan Basir, Direktur Utama PT. PLN (Persero)," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/4) kemarin.
Sofyan diduga bersama-sama atau membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources.
Pemberian uang tersebut, ditenggarai bermuara pada kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya fakta-fakta persidangan yang muncul dari terpidana lainnya. (Pon)
Baca Juga: KPK Tetapkan Dirut PLN Sofyan Basir Tersangka Kasus PLTU Riau-1
Bagikan
Berita Terkait
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi