Jadi Terlapor, Polisi Tidak Istimewakan Kaesang

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 05 Juli 2017
Jadi Terlapor, Polisi Tidak Istimewakan Kaesang

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono. (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Polda Metro Jaya memastikan akan bersikap profesional dalam penanganan kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian dengan terlapor anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Kepolisian tidak akan mengistimewakan Kaesang meskipun ia putra orang nomor satu di Republik ini.

"Biasa aja. Gak masalah, kita lakukan penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/7).

Argo menegaskan, tak akan mengistimewakan penyelidikan kasus ini hanya karena terlapor adalah anak seorang presiden. Kaesang sendiri nantinya akan diperiksa penyidik. Selain Kaesang, pihak pelapor juga akan dimintai keterangan.

"Namanya juga ada laporan ya kita terima. Kita lakukan penyelidikan, apakah itu masuk unsur pidana apa tidak," ucap Argo.

Selain pelapor dan terlapor, penyidik juga akan memanggil saksi ahli untuk melihat apakah ada tindak pidana dalam laporan yang dibuat Muhammad Hidayat.

"Itu nanti ada ahli yang akan menyampaikan apakah masuk (pidana) atau tidak," jelas Argo.

Sebelumnya, Kaesang dilaporkan oleh warga Bekasi bernama Muhammad Hidayat S ke Polres Metro Bekasi Kota atas tuduhan tindak pidana penodaan agama dan ujaran kebencian melalui media sosial.

Merahputih.com mencoba menelusuri video yang dijadikan dasar laporan oleh Hidayat di laman Youtube. Dalam sebuah video yang di-upload pada 27 Mei 2017, ditemukan video milik Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Jokowi.

Video berdurasi 2 menit 41 detik itu memperlihatkan Kaesang tengah duduk mengenakan kaos oblong dengan memakai topi. Di awal video, Kaesang menyinggung adanya oknum yang sukanya meminta-minta proyek ke pemerintah.

Setelah itu, Kaesang menyinggung pentingnya menjaga generasi muda dari hal-hal negatif. Di sela-sela Kaesang berbicara, terselip beberapa video memperlihatkan adanya aksi unjuk rasa.

Berikut adalah transkrip utuh ucapan Kaesang dalam video berdurasi 2 menit 41 detik:

'Ini adalah salah satu contoh, seberapa buruknya generasi masa depan kita. Lihat saja... (Tiba-tiba muncul video beresolusi kecil yang menampilkan anak-anak tengah berdemo dan berteriak 'bunuh, bunuh, bunuh si Ahok. Bunuh si Ahok sekarang juga').

Di sini aku bukannya membela Pak Ahok. Tapi aku di sini mempertanyakan, kenapa anak seumur mereka bisa begitu? Sangat disayangkan kenapa anak kecil seperti mereka itu udah belajar menyebarkan kebencian? Apaan coba itu? dasar n**** (sensor). Ini ajarannya siapa coba? dasar n**** (sensor).

Ndak jelas banget. Ya kali ngajarin ke anak-anak untuk mengintimidasi dan meneror orang lain. Mereka adalah bibit-bibit penerus bangsa kita. Jangan sampai kita itu kecolongan dan kehilangan generasi terbaik yang kita punya.

Untuk membangun Indonesia yang lebih baik, kita tuh harus kerja sama. Iya kerja sama. Bukan malah saling menjelek-jelekan, mengadu domba, mengkafir-kafirkan orang lain. Apalagi ada kemarin itu, apa namanya, yang enggak mau mensalatkan padahal sesama muslim, karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar n**** (sensor). Kita itu Indonesia, kita itu hidup dalam perbedaan. Salam Kecebong.' (Ayp)

Baca juga berita terkait Kaesang Pangarep dilaporkan ke polisi di: Ini Video Kaesang Putra Jokowi yang Membuatnya Dilaporkan ke Polisi

#Kombes Argo Yuwono #Ujaran Kebencian #Penodaan Agama #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat WhatsApp
Dalam pelaksanaannya, Dadang menjelaskan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui lima tim khusus yang saling berkaitan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat  WhatsApp
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Rekaman dari bodycam akan digunakan untuk mendokumentasikan setiap tindakan petugas, termasuk saat menindak pelanggar lalu lintas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Indonesia
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Kapolda Metro Jaya menegaskan, operasi tidak hanya mengandalkan penindakan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah maupun sekolah melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Indonesia
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Operasi Patuh Jaya 2026 resmi digelar Polda Metro Jaya mulai hari ini! Cek jadwal lengkap, daftar sasaran pelanggaran, dan aturan tilang terbarunya biar gak boncos di jalan.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Bagikan