Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih Diperkirakan Keluar pada September

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 Juni 2022
Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih Diperkirakan Keluar pada September

Tangkapan layar Kepala BPOM Penny K. Lukito (kiri) saat rapat kerja dengan Panja Komisi IX DPR di Jakarta, Selasa (31/5/2022) (ANTARA/Prisca Triferna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Impian bangsa Indonesia untuk memiliki vaksin buatan dalam negeri segera terwujud.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, proses pengembangan Vaksin Merah Putih akan memasuki uji klinik fase ketiga dan diharapkan dapat memiliki izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) pada September 2022.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Panja Komisi IX DPR mengenai pengawasan terhadap vaksin COVID-19 di Jakarta, Selasa (31/5), Penny mengatakan, Vaksin Merah Putih kolaborasi Unair dan PT Biotis itu sedang dalam finalisasi uji klinik fase kedua dan diperkirakan akan memasuki fase ketiga pada pekan kedua Juni.

Baca Juga:

Vaksin Merah Putih Masih Tahap Analisa Hasil Uji Klinis Fase 1

"Estimasinya adalah kita tunggu mudah-mudahan sekitar bulan Agustus bisa menyelesaikan fase ketiga dan emergency use authorization bisa diselesaikan pada bulan September," ujar Penny, dikutip Antara.

Dia mengatakan bahwa vaksin dengan platform inactivated virus itu menggunakan metode yang berbeda memasuki fase ketiga uji klinik sehingga bisa terjadi percepatan sambil memastikan aspek imunogenisitas tetap terjaga.

Vaksin Merah Putih telah memperoleh sertifikat halal bersama dengan Sinovac, vaksin COVID-19 Bio Farma, dan Zifivax.

"Sudah tersertifikasi halal untuk Vaksin Merah Putih," ujarnya.

Baca Juga:

2 Tahun Pandemi Bikin Periset Kembangkan Vaksin Merah Putih dari Nol

Sementara itu, untuk tahapan uji klinis vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma dan Baylor College Medicine masih berada berada dalam kurun periode yang sama.

"Berdasarkan tahapan yang kami monitor masih dalam kurun periode yang sama," tutur Penny.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia mengatakan bahwa pada semester III atau semester IV pengadaan vaksin dapat menggunakan produksi dalam negeri.

"Tahapan produksi vaksin diperkirakan akan tersedia pada bulan Juli atau bulan Agustus sehingga diperkirakan pada semester III atau semester IV pengadaan vaksin akan dapat menggunakan vaksin produksi dalam negeri," tutur Rizka. (*)

Baca Juga:

Relawan Uji Klinis Vaksin Merah Putih Dapat 2 Kali Suntikan

#BPOM #Vaksin Merah Putih #Vaksin Covid-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
BPOM memuji SPPG Polri yang menerapkan standar keamanan pangan berkualitas tinggi. Makanan anak diuji layaknya hidangan VIP.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
Indonesia
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
BPOM mengapresiasi SPPG Polri saat melakukan kunjungan dan pengecekan. SPPG itu menerapkan standar keamanan pangan yang baik.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
Indonesia
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
BPOM meminta Nestle untuk menarik susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran. Hal itu dikarenakan adanya dugaan pencemaran toksin.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
BPOM Larang Nestlé Distribusikan Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Larangan diberlakukan sebagai respons atas notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed terkait potensi cemaran toksin cereulide.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
BPOM Larang Nestlé Distribusikan Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
Iklan Digital Kosmetik Vulgar Jadi Incaran BPOM, Termasuk di Marketplace
Tidak boleh lagi ada promosi kosmetik yang melanggar norma susila, dengan disertai berbagai klaim yang dinilai menyesatkan yang terlalu vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Desember 2025
Iklan Digital Kosmetik Vulgar Jadi Incaran BPOM, Termasuk di Marketplace
Indonesia
Kaum Pria Hati-Hati! Ini 13 Kosmetik dengan Klaim Menyesat Terkait Alat Vital
Temuan ini berasal dari hasil pemantauan BPOM sepanjang 2025 di berbagai platform digital, mulai dari marketplace hingga media sosial.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Desember 2025
Kaum Pria Hati-Hati! Ini 13 Kosmetik dengan Klaim Menyesat Terkait Alat Vital
Berita Foto
BPOM Pamerkan Hasil Sitaan Obat Ilegal hingga Viagra Senilai Rp2,74 Miliar di Jakarta
Kepala BPOM Taruna Ikrar menunjukan hasil sitaan obat farmasi ilegal saat konferensi pers di gedung kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis, (13/11/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 13 November 2025
BPOM Pamerkan Hasil Sitaan Obat Ilegal hingga Viagra Senilai Rp2,74 Miliar di Jakarta
Indonesia
IHW Desak BPOM dan BPJPH Audit Aqua Terait Dugaan Penggunaan Air Sumur
IHW mendorong BPOM dan BPJPH melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas produksi dan sumber air yang digunakan oleh Aqua.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Oktober 2025
IHW Desak BPOM dan BPJPH Audit Aqua Terait Dugaan Penggunaan Air Sumur
Indonesia
Produk Mi Indonesia Jadi Temuan di Taiwan, BPOM Sebut Bukan Produk Ekspor Resmi Indonesia
BPOM telah berkoordinasi dengan produsen terkait dan otoritas Taiwan, untuk selanjutnya masuk tahap klarifikasi terkait dengan peredaran produk tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 September 2025
Produk Mi Indonesia Jadi Temuan di Taiwan, BPOM Sebut Bukan Produk Ekspor Resmi Indonesia
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Bagikan