Musik

Isyana Sarasvati Ceritakan Proses Transisi ke Genre Progresive Rock

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 29 September 2022
Isyana Sarasvati Ceritakan Proses Transisi ke Genre Progresive Rock

Musik Isyana Sarasvati bertransformasi berdasarkan pengalaman pribadinya. (Foto: Instagraam/isyanasarasvati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA perbedaan yang cukup signifikan jika kita mendengar karya-karya teranyar dari Isyana Sarasvati. Penyanyi yang mulanya diingat dengan lagu pop nan mendayu-dayu, kini bertransformasi menjadi sosok energik dengan genre progresive rock.

Transisi ini mulai terasa ketika penyanyi kelahiran Bandung tersebut merilis album LEXICON pada 2019. Di mana Isyana menyematkan unsur-unsur musik progresif ke dalam lagunya. Perubahan itu pun semakin terasa saat ia merilis single UNLOCK THE KEY dan IL SOGNO, terlebih ketika Isyana berkolaborasi bersama band metal Deadsquad.

Baca juga:

Kolaborasi Apik Isyana Sarasvati x Deadsquad Jadi Terobosan Epik

isyana sarasvati soundrenaline prescon
Isyana Sarasvati di konferensi pers Soundrenaline 2022, Rabu (28/9). (Foto: merahputih.com/Albi)

Transisi Isyana dari genre pop ke genre rock progresif tidak lepas dari dukungan besar dari orang-orang di lingkungannya, baik dari tim band yang mengiringinya maupun penggemarnya. "Kebetulan mendapatkan tim yang satu visi dan misi, jadi gak ada kesulitan (transisi ke progresive rock) mereka nurut dan malah berapi-api," kata Isyana dilansir Antara, Rabu (28/9).

Perpindahannya ke genre lain pun sebenarnya berdasarkan dari pengalaman pribadi Isyana sendiri dan berakhir tertuang ke dalam karya-karyanya. Hal itu bisa terjadi karena ia memang kerap mengeksplorasi banyak genre musik secara terbuka.

"Aku kalau nyiptain lagu itu secara spontan ya. Jadi memang apa yang ada di fase hidup Isyana saat itu dikeluarkan saja dan aku di tahun-tahun itu emang lagi pengen ke situ (progresive rock). Karena aku suka genre musik banyak banget sih dari kecil, jadi aku emang open minded dan seterbuka itu," jelasnya.

Baca juga:

Kisah Pengalaman Pertama NIKI di Dunia Musik

Rencana transisi genre ke progresive rock sudah dimatangkan Isyana pada 2019, namun akibat pandemi rencana itu sempat tertunda. Beruntung Isyana dan timnya telah menciptakan beberapa skema untuk bisa bertahan dari pandemi COVID-19 dan berhasil mengenalkan citra barunya.

Dalam beberapa konser musik yang sudah diikuti, Isyana pun sudah secara penuh membawa repertoar dari genre rock progresifnya yang berasal dari album LEXICON maupun mini album my Mystery. Menariknya perpindahan genre itu tidak membuat ia kehilangan penggemar dan justru menambah lebih banyak penggemar.

Ia pun merasa bersyukur karena baik citra maupun karyanya yang penuh nuansa baru bisa diterima sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia. "Aku merasa ada segmentasi baru aja sih pendengar aku jadi banyak yang terlihat baru gitu muka-mukanya," tukas penyanyi yang kini tampil nyentrik dengan rambut berwarna merah hitam itu. (*)

Baca juga:

Jembatan Menuju Album Terbaru, Isyana Sarasvati Rilis EP 'my Mystery'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia #Isyana Sarasvati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
ShowBiz
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
Polaris kembali setelah tiga tahun tanpa musik baru lewat “Without You”, single yang lahir dari duka atas meninggalnya gitaris Ryan Siew pada 2023.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
'Bass Persuades' menyimpan kritik terhadap kebiasaan manusia modern yang terlalu terpaku pada layar ponsel.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Bagikan