Isu Perpecahan Koalisi Berkembang, Begini Kata BPN
AHY dan Jokowi di Istana Negara. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah isu keretakan di koalisi mereka, pasca dua tokoh Agus Harimurti Yudhoyono dan Zulkifli Hasan bertemu Capres petahana, Joko Widodo.
Juru Debat BPN, Saleh Daulay mengatakan, sejauh ini komunikasi lintas parpol masih berjalan cukup baik. Ia menyebut semua koalisi masih komitmen dan menunggu hasil akhir penghitungan suara dari KPU.
"Semua masih berkomitmen untuk menunggu hasil akhir perhitungan manual,"kata Saleh dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/5).
Ia menyebut, isu yang berkembang terkait keretakan hubungan parpol koalisi 02 bersal dari orang yang ingin perpecahan terjadi di kubu BPN.
"Yang mengatakan retak adalah yang punya kepentingan untuk membuat retak," imbuhnya.
Politikus PAN itu menilai, pertemuan Jokowi dan AHY merupakan bentuk komunikasi biasa saja. Dan melihat pertemuan tersebut dalam konteks politik kebangsaan yang lebih luas.
"Pembicaraannya tidaklah mesti soal politik praktis, tetapi bisa juga soal politik kebangsaan secara lebih luas. Saya melihat pertemuan itu dalam konteks politik kebangsaan yang lebih luas," kata Saleh.
Sementara itu, terkait pernyataan AHY yang berharap semua pihak menghormati hasil resmi perolehan suara Pilpres 2019 yang diumumkan KPU pada 22 Mei itu agar pemilu dilaksanakan secara jurdil lantaran masih banyak pengaduan kecurangan ke Bawaslu.
"Kan tidak mungkin AHY meminta menghormati hasil pemilu dimana partainya mengalami ketidakadilan. Begitu juga ketidakadilan yang dihadapi oleh koalisi pilpres yang didukung partainya," katanya. (Knu)
Baca Juga: Tokoh Muda Muhammadiyah Saleh Daulay Apresiasi Islam Nusantara
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
Dianggap Pencitraan saat Panggul Beras, Zulhas Santai Tanggapi Hujatan Netizen
Dihujat Pencitraan Saat Bencana, Zulhas: 1 Karung Beras pun Penting
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi