Dihujat Pencitraan Saat Bencana, Zulhas: 1 Karung Beras pun Penting

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Dihujat Pencitraan Saat Bencana, Zulhas: 1 Karung Beras pun Penting

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengunjungi lokasi banjir bandang di Padang, Minggu (1/12/2025). (Dok Kemenko Pangan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)s memanggul satu karung beras 5 kilogram pada kunjungan ke lokasi bencana banjir Sumatera Barat, 30 November 2025, sempat menjadi sorotan kritik publik setelah video tersebut diunggah di akun Instagram pribadinya.

Kepada media, Zulhas merespons kritik itu. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan sangat berarti bagi masyarakat yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana.

Baca juga:

Menkeu Purbaya Respons Zulhas soal Anggaran MBG tak Bisa Dialihkan

“Satu rupiah pun penting bagi mereka, satu karung beras pun penting. Mudah-mudahan itu bisa meringankan beban mereka," kata Zulhas, dalam kegiatan Bisnis Indonesia Group Conference di Jakarta, Senin (8/12).

Aksi Zulhas Panggul Beras Diledek dan Dihujat

Menko Pangan juga menegaskan tidak mempermasalahkan hujatan publik terkait aksi memanggul beras saat menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir di Sumatera Barat hanyalah sebatas pencitraan.

Bahkan, dia mengungkapkan aksi panggul beras tersebut kini menjadi bahan candaan warga yang ditemuinya saat berolahraga di Jakarta.

Baca juga:

Rhoma Irama Lelang Jas dan Sorban Buat Bantuan Bencana Sumatra

“Ada ibu-ibu dua bilang, ‘Pak Zul, berasnya mana? Enggak gotong beras?’ Saya jawab, ‘Saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras,’ ketawa semua,” ungkap Zulhas, dilansir Antara.

Zulhas juga mengaku telah memaafkan publik yang menghujatnya. Menurutnya, yang terpenting adalah bantuan pangan segera sampai kepada masyarakat terdampak.

“Apa saja mau ngatain saya enggak ada masalah, saya maafkan. Tapi bantulah saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” tandas Ketum PAN itu. (*)

#Menko Pangan Zulhas #Banjir Sumatra #Zulkifli Hasan
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Kemenkeu diminta tidak jalan sendiri dalam penanganan pascabencana banjir di Sumatra dan tetap memperkuat koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Indonesia
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Tambahan dana tersebut terdiri atas Rp 1,65 triliun untuk Aceh; Rp 6,35 triliun untuk Sumatra Utara; dan Rp 2,63 triliun untuk Sumatra Barat.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Indonesia
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Rincian alokasi anggaran tiap tahunnya yakni Rp 38,9 triliun pada 2026, Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Indonesia
Zulhas Ingatkan Pengelola Dapur MBG Utamakan Gizi Bukan Kejar Keuntungan
Program makan bergizi yang dijalankan melalui SPPG merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Zulhas Ingatkan Pengelola Dapur MBG Utamakan Gizi Bukan Kejar Keuntungan
Indonesia
Pemerintah Tegaskan tak Ada Jalur 'Ordal' Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah menutup ruang bagi calon pelamar yang ingin masuk melalui koneksi pihak tertentu atau jalur tidak resmi lainnya.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Pemerintah Tegaskan tak Ada Jalur 'Ordal' Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Indonesia
Lowongan 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka 24 April, Statusnya PKWT 2 Tahun!
Pemerintah resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi 30 ribu posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Lowongan 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka 24 April, Statusnya PKWT 2 Tahun!
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Bagikan