Istri Pj Gubernur Papua Selamat dalam Kecelakaan Trigana Air, Lanjut Terbang ke Biak

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 09 September 2024
Istri Pj Gubernur Papua Selamat dalam Kecelakaan Trigana Air, Lanjut Terbang ke Biak

Istri Pj Gubernur Papua yang juga Ketua TP PKK Papua Kerdina Ramses Limbong (kanan). (ANTARA/Foto Grup WhatsApp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rombongan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Kerdina Ramses Limbong dan Penjabat Bupati Kepulauan Yapen Suzana Wanggai dipastikan berada di dalam pesawat Trigana PK YSP ATR 42-500 yang gagal lepas landas di Papua.

Pesawat Trigana PK YSP ATR 42-500 yang ditumpangi Penjabat Ketua TP PKK Papua itu tergelincir di Bandara Kamanap, Kabupaten Kepulauan Yapen, pagi tadi. Namun, Kerdina yang juga istri dari Pj Gubernur Papua saat ini dipastikan dalam kondisi selamat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri A. Yudianto menjelaskan Kerdina akan tetap melanjutkan aktivitas terbang menuju Bandara Biak pasca-insiden Pesawat Trigana Air yang ditumpanginya pagi tadi.

"Kondisi Ibu Ketua TP PKK Papua dalam keadaan baik dan saat ini berada di Rumah Jabatan Penjabat Bupati Kepulauan Yapen," kata Jeri, dalam keterangannya di Jayapura, Papua, Senin (9/9).

Baca juga:

Korban Luka-Luka Trigana Air Gagal Lepas Landas Dilarikan ke RSUD Serui

Untuk diketahui, Trigana PK YSP ATR 42-500 total membawa 42 penumpang, dengan rincian 41 orang dewasa dan 1 bayi. Tercatat pula ada enam orang kru pesawat naas itu, yakni Kapten Khoiron Sarwan, Co-Pilot Lingga C Burnama, FA 1 Nadya Ulfa, FA 2 Leddya, Engineer, Sarto, FOO Nurrohman.

Dilansir dari Antara, Maskapai Trigana Air di Papua memiliki tujuh unit pesawat, termasuk satu pesawat yang saat ini mengalami musibah kecelakaan tergelincir di Bandara Kamanap Serui. (*)

#Papua #Kecelakaan Pesawat #Trigana Air
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan