Israel Tarik Sebagian Pasukan dari Lebanon, Sisanya Bersiaga untuk Jaga Perbatasan
Anggota pasukan Israel. Foto: ANTARA/Xinhua/HO-IDF
MerahPutih.com - Israel telah menarik sebagian pasukannya dari Lebanon Selatan, menjalani ketentuan yang ada dalam gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah. Personel yang tersisa masih disiagakan di lima titik strategis negara itu, untuk melindungi warga yang berada di perbatasan.
Sebagai gantinya, Tentara Lebanon dikerahkan di seluruh wilayah selatan negara itu. Menurut laporan pada Selasa pagi, mereka telah bertugas aktif di belasan desa hingga daerah perbatasan.
Pasukan yang Tersisa Bertugas untuk Melindungi Warga di Perbatasan
Diberitakan Aljazeera, juru bicara militer Israel Nadav Shoshani mengonfirmasi bahwa lima lokasi puncak bukit akan dipertahankan untuk menyediakan titik pandang dan perlindungan bagi masyarakat di Israel utara. Ia mengklaim “tindakan sementara” tersebut telah disetujui oleh badan dipimpin Amerika Serikat yang memantau gencatan senjata.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa kelima lokasi itu akan dipertahankan dan memperingatkan Hizbullah terhadap setiap pelanggaran.
Baca juga:
AS Pasang Garis Merah: Hizbullah Dilarang Masuk Pemerintahan Lebanon
Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun telah menyuarakan kekhawatirannya bahwa penarikan pasukan secara menyeluruh tidak akan tercapai sesuai batas waktu. Namun, pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan pada hari Minggu pekan kemarin bahwa tidak ada alasan untuk menunda penarikan pasukan.
Gencatan Senjata yang Telah Disepakati Sejak November 2024
Hizbullah dan Israel menyepakati gencatan senjata pada bulan November lalu, setelah berbulan-bulan bermusuhan dan melewati perang lintas perbatasan. Pertikaian ini disebabkan oleh respons Hizbullah terhadap perang Israel di Gaza, yang meluncurkan roket ke Israel utara kemudian dibalas dengan tembakan oleh pihak Israel. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina