Israel Serang Fasilitas Militer Jamraya Suriah
Wilayah Jamraya, Suriah. (Google Satelit)
MerahPutih.com - Militer Israel menyerang fasilitas militer di Jamraya, dekat Ibu Kota Damaskus, Suriah bagian barat. Demikian dilaporkan Suriah bahwa sistem pertahanan negara itu telah menangkal serangan udara Israel tersebut.
"Pagi ini, pesawat tempur Israel menembakkan misil dari wilayah udara Lebanon ke salah satu basis militer di pinggiran Damaskus," kata tentara yang disiarkan media pemerintah seperti dilansir Al Arabiya. "Sistem pertahanan udara kami menghadang serangan-serangan itu, semuanya."
Dilaporkan, seorang koresponden AFP di Damaskus mendengar ledakan keras sekitar pukul 3.30 waktu setempat.
Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah menyatakan beberapa misil Israel menghancurkan beberapa tempat.
"Sistem pertahanan udara Suriah menghadang beberapa misil, tapi beberapa lainnya menghantam gudang amunisi, di dekat Jamraya," kata Kepala Observatorium Abdel Rahman.
Jamraya merupakan sebuah desa di Distrik Qudsaya, berjarak sekitar 10 kilometer dari Ibu Kota Damaskus. Jamraya menjadi kawasan beberapa basis militer dan bagian dari Pusat Studi dan Penelitian Ilmiah Suriah (SSRC).
Serangan udara Israel sebelumnya menggempur fasilitas militer di Jamraya pada Mei 2013, juga menghancurkan beberapa fasilitas SSRC pada September. Mengenai serangan hari ini yang diklaim Suriah, militer Israel belum memberikan pernyataan.
Sementara diberitakan The Jerusalem Post, militer Suriah menghadang misil yang ditargetkan ke pangkalan militer Iran di barat Suriah.
Kantor Berita SANA menyebutnya sebagai "agresi baru Israel". Tidak dilaporkan ada kerusakan atas serangan tersebut.
Israel menyatakan serius terkait menguatnya pengaruh Iran di perbatasan dan upaya penyelundupan senjata ke Hezbollah di Lebanon lewat Suriah.
Sebelumnya, ada pertemuan Kabinet Keamanan Israel dengan petinggi militer di Avita, Dataran Tinggi Golan, Selasa lalu. Setelah pertemuan tersebut, Presiden Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa sementara ini Israel menginginkan perdamaian. "Ini dipersiapkan untuk skenario apa pun, dan saya menyarankan agar tidak ada yang menguji kita." (*)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina