Israel Masih Gempur Jenin, Buldoser Gusur Rumah Warga
Anggota pasukan Israel. Foto: ANTARA/Xinhua/HO-IDF
MerahPutih.com - Militer Israel terus menggempur kota Jenin dan kamp pengungsinya di Tepi Barat yang diduduki. Serangan yang sudah berlangsung selama sebulan ini memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka.
Rabu ini menandai 30 hari sejak serangan pertama dimulai di Jenin, sebelum meluas ke wilayah lain di Tepi Barat utara, termasuk Tulkarem dan kamp pengungsi Nur Shams. Sejak 21 Januari, setidaknya 26 warga Palestina tewas dalam operasi ini, demikian seperti dilaporkan Aljazeera, Rabu (19/2).
Buldozer Gusur Rumah Warga
Pasukan Israel mengerahkan ratusan tentara dan buldoser untuk meratakan rumah-rumah serta menghancurkan infrastruktur penting di kamp yang padat penduduk. Hampir seluruh warga di kamp Jenin terpaksa mengungsi.
“Kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamp, tapi kehancuran terus berlangsung, jalan-jalan juga dikeruk,” kata Mohammed al-Sabbagh, kepala komite layanan kamp Jenin.
Baca juga:
Israel Tarik Sebagian Pasukan dari Lebanon, Sisanya Bersiaga untuk Jaga Perbatasan
Wali Kota Jenin, Mohammed Jarrar, dalam konferensi pers pada Selasa, mengatakan bahwa tentara Israel melakukan “penghancuran secara acak” di kamp dan sekitarnya, dengan tujuan membuat tempat itu “tak bisa lagi ditinggali.”
Eksodus massal warga Palestina dari berbagai wilayah Tepi Barat dalam beberapa pekan terakhir menjadi operasi pengusiran terbesar dalam beberapa dekade.
Kamp-kamp pengungsi di wilayah ini awalnya dibangun untuk menampung keturunan warga Palestina yang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka akibat Nakba 1948—tragedi saat berdirinya Israel. Selama ini, kamp-kamp itu menjadi pusat utama perlawanan terhadap pendudukan Israel. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata