Israel Legalisasi Pos Terdepan di Tepi Barat

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 05 Februari 2018
Israel Legalisasi Pos Terdepan di Tepi Barat

Tentara Israel melihat tanda pengenal pria Palestina di pos pemeriksaan dekat kota Nablus, Tepi Barat (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad Torokman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Israel dijadwalkan akan menggelar diskusi pada Minggu (4/2) untuk memberikan persetujuan terhadap permukiman liar di wilayah Tepi Barat yang diduduki, tempat seorang rabi Israel ditembak hingga tewas bulan lalu.

AFP melaporkan pada Sabtu (3/2), agenda resmi rapat kabinet mingguan pada Minggu mengungkap bahwa para menteri akan mendengarkan mosi untuk menunjuk pos terdepan Havat Gilad sebagai "komunitas baru" yang akan mendapat izin pembangunan dan anggaran negara yang diperlukan.

Rabi Raziel Shevah ditembak sampai tewas di dekat Havat Gilad, yang merupakan tempat tinggalnya, pada 9 Januari.

Sepekan berikutnya, pasukan Israel yang memburu pelaku serangan itu menembak sampai tewas seorang terduga Palestina di Kota Jenin di Tepi Barat bagian utara, sekitar 35 kilometer di bagian utara Havat Gilad.

Dalam pemakaman Shevah, ada seruan balas dendam dalam sebuah pidato yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Naftali Bennett dari partai sayap kanan ekstrem Jewish Home.

Bennett memberikan tanggapan dengan mengatakan bahwa satu-satunya balasan yang tepat adalah membangun lebih banyak lagi permukiman.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, yang mendukung mosi kabinet tersebut, pada Rabu berbicara tentang upaya mendapatkan pengakuan resmi untuk permukiman Havat Gilad.

"Kami berjanji dan usulan untuk menormalkan pos terluar Havat Gilad sebagai komunitas regular akan diajukan ke hadapan kabinet untuk disetujui pada Minggu ini," tulis Lieberman di Twitter. (*)

#Israel #Yerusalem
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Dunia
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Hamas setiap hari selalu memberikan laporan pelanggaran yang dilakukan Israel ke negara mediator gencatan senjata Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Dunia
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait kasus kejahatan perang di Gaza
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Dunia
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Dewan Perdamaian tersebut merupakan komponen kunci dari kesepakatan gencatan senjata Trump untuk Jalur Gaza
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Indonesia
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Penyerbuan ini dianggap melanggar Piagam PBB dan Resolusi Dewan Keamanan 2730 yang keluar 24 Mei 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
Dunia
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Membuka Rafah dua arah menjamin kebebasan bergerak warga Palestina di Gaza, serta memastikan tidak ada penduduk yang dipindah paksa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Dunia
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan pembahasan gencatan senjata dengan Israel akan dilanjutkan dalam pertemuan pada 19 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Dunia
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Kantor Perdana Menteri mengatakan Netanyahu telah menyerahkan permintaan pengampunan kepada Departemen Hukum Kantor Presiden.
Dwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
 Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Dunia
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Pemerintah Gaza melaporkan sebanyak 357 warga Palestina tewas dan 903 terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku 10 Oktober 2025.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina
Dunia
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Israel kembali menyerang Gaza, Palestina. Serangan tersebut membuat Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata.
Soffi Amira - Minggu, 23 November 2025
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Bagikan