Israel Lakukan Serangan Udara Besar ke Wilayah Selatan dan Timur Lebanon
(Foto: Unsplash/Charbel Karam)
MerahPutih.com - Pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran di Lebanon selatan dan timur pada Kamis (31/7, waktu setempat.
Serangan menghantam wilayah di Lembah Bekaa dan distrik Baalbek serta Jezzine.
Di Lebanon selatan, jet-jet tempur Israel menyerang kota Mahmoudiyeh dan Khardali di distrik Jezzine dengan tiga serangan dan tiga serangan tambahan di dekat kota Jarmaq di wilayah yang sama, demikian kantor berita pemerintah Lebanon, NNA, melaporkan.
Serangan-serangan tersebut juga menargetkan wilayah pegunungan di timur antara wilayah terjal Kheraybeh dan Brital, serta wilayah Shaara yang berbatasan dengan kota Janta di Bekaa.
Baca juga:
Inggris Ancam Israel Bakal Akui Negara Palestina, Jika Krisis Kemanusia Berlanjut
Pesawat-pesawat Israel juga menyerang kota Nasiriyah dan wilayah Tallet al-Sunduq di distrik Zahle, Bekaa, tambah kantor berita tersebut.
Serangan udara lainnya menargetkan pinggiran Brital, sementara dua serangan udara terakhir menghantam perbukitan yang membentang antara Kheraybeh dan Brital, sehingga total serangan di wilayah timur menjadi tujuh gempuran, menurut NNA.
Hingga berita ini disiarkan, belum diperoleh informasi terkait korban yang jatuh akibat serangan ini. Namun, ini merupakan pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Minta Pemimpin Dunia Hentikan Perang, Megawati: Kita Itu Satu Bumi
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir
KRI Sultan Iskandar Muda Selesaikan Misi Perdamaian 14 Bulan di Lebanon, Jadi Misi Terakhir
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz