Israel Kembali Serang Palestina dengan Kejam, Puluhan Nyawa Perempuan di Zona Aman Kemanusiaan Melayang
Arsip - Foto udara menunjukkan bangunan dan mobil yang hancur pasca serangan Israel yang berlanjut di Rafah, Gaza, Palestina. ANTARA/Anadolu Agency
MerahPutih.com - Israel kembali melancarkan serangannya ke wilayah Palestina. Akibatnya, total 50 orang kehilangan nyawa dan kebanyakan dari mereka ialah perempuan dan anak-anak. Hingga saat ini, korban tewas secara keseluruhan di wilayah Palestina yang dilanda perang itu mendekati 46.000 jiwa.
Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sedikitnya puluhan warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel sejak Selasa (7/1) dini hari.
Korban tewas termasuk sedikitnya lima anak yang terbunuh akibat serangan Israel terhadap tenda-tenda yang menampung orang-orang terlantar di al-Mawasi, wilayah pesisir terpencil di Gaza selatan yang ditetapkan sebagai zona aman kemanusiaan oleh militer Israel.
Meskipun ratusan ribu warga sipil Palestina yang mengungsi berdesakan dalam kamp-kamp tenda darurat di al-Mawasi, militer Israel terus menyerang lokasi tersebut dengan klaim mereka menargetkan hamas padahal tidak ada buktinya.
Baca juga:
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 35 Warga Palestina, Perundingan Gencatan Senjata akan Dilakukan
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada Selasa malam bahwa pasukan Israel telah melakukan tiga "pembantaian" terhadap keluarga Palestina dalam 24 jam terakhir, yang mengakibatkan 31 orang tewas dan 57 orang terluka.
Jumlah korban tewas keseluruhan akibat serangan Israel di wilayah tersebut kini telah meningkat menjadi 45.885 orang tewas dan lebih dari 109.000 orang terluka dalam 15 bulan sejak perang Israel di jalur Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina