Israel Berhasil Padamkan Kebakaran Besar Hutan setelah Netanyahu Minta Bantuan Eropa, Terburuk Sepanjang Sejarah Negara Itu

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 02 Mei 2025
Israel Berhasil Padamkan Kebakaran Besar Hutan setelah Netanyahu Minta Bantuan Eropa, Terburuk Sepanjang Sejarah Negara Itu

Ilustrasi kebakaran. (Foto: Pexel/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran besar hutan dan lahan melanda Israel sejak Rabu (30/4). Wilayah terdampak kebakaran mencapai 2.000 hektare di perbukitan dekat Yerusalem.

Jewish National Fund, lembaga pengelola hutan di negara tersebut, menyatakan kebakaran besar yang nyaris mengancam ibu kota Israel kini berhasil dikendalikan.

Kebakaran ini sempat memaksa evakuasi warga di belasan kota kecil, bahkan memutus jalur utama Yerusalem–Tel Aviv.

"Perdana Menteri Benjamin Netanyahu langsung menetapkan situasi sebagai darurat nasional dan meminta bantuan internasional. Respons pun datang cepat: Italia, Spanyol, Prancis, Ukraina, sampai Kroasia dan Siprus mengirim pesawat pemadam api," tulis theindependent.co.uk (1/5).

Baca juga:

Hamas Tak Mau Dilucuti, Israel Tolak Mentah-Mentah Usulan Gencatan Senjata Gaza 5 Tahun

Namun, penyebab kebakaran belum jelas. Netanyahu menyebut sudah ada 18 orang yang ditangkap, salah satunya tertangkap basah saat mencoba membakar lahan. Polisi sendiri baru mengonfirmasi tiga tersangka.

“Kebakaran ini mungkin yang terbesar sepanjang sejarah negara ini,” kata Komandan Pemadam Kebakaran Yerusalem, Shmulik Friedman.

Selain warga sipil, 21 petugas pemadam juga dilaporkan mengalami luka ringan. Total, lebih dari 23 orang dirawat karena luka bakar atau menghirup asap.

Anat Gold dari Jewish National Fund menambahkan bahwa perubahan iklim memperparah situasi.

“Ketika curah hujan turun selama beberapa tahun, hutan jadi kering dan mudah terbakar,” ujarnya.

Menurutnya, api sebesar ini muncul lebih awal dari biasanya. Biasanya, kebakaran baru terjadi puncaknya di musim panas. Kombinasi musim dingin yang kering, suhu tinggi, dan angin kencang memicu kebakaran yang lebih besar. (*)

Baca juga:

Harga Kebutuhan Pokok di Gaza Naik 500% Lebih Imbas Blokade Israel

#Kebakaran #Israel #Kebakaran Hutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Asrama TNI Matoangin Makassar Kebakaran, 35 Rumah Barak Ludes Korban Dilarikan ke 2 RS
Sebanyak 35 unit rumah barak TNI ludes terbakar, memaksa penghuni panik menyelamatkan diri di tengah kobaran api dalam kebakaran yang terjadi Selasa (1/9) siang tadi.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Asrama TNI Matoangin Makassar Kebakaran, 35 Rumah Barak Ludes Korban Dilarikan ke 2 RS
Indonesia
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Sejak helikopter water bombing dialihkan ke Kalimantan, penanganan karhutla Semeru menghadapi tantangan besar hanya bergantung jalur darat dan penyekatan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Indonesia
IGD di Pontinak Dipadati Warga Terkena Pneumonia Akibat Terpapar Asap Karhutla
Masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
IGD di Pontinak Dipadati Warga Terkena Pneumonia Akibat Terpapar Asap Karhutla
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Indonesia
Posko GRIB Jaya di Kedoya Kebakaran
Laporan kebakaran diterima Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat pada pukul 02.49 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Posko GRIB Jaya di Kedoya Kebakaran
Indonesia
Orangutan Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Dievakuasi Kemenhut
Tim medis juga mengambil sampel darah, feses, dan rambut untuk mendukung pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dilakukan pemasangan microchip sebagai bagian dari identifikasi dan pemantauan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Orangutan Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Dievakuasi Kemenhut
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Indonesia
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Basement gedung KPK mengalami kebakaran, Sabtu (29/8). Sebanyak 14 petugas pemadam dikerahkan ke lokasi.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Indonesia
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
BNPB meminta warga mewaspadai karhutla. BNPB meminta jangan membuka lahan dengan cara membakar.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Bagikan