ISIS Kalah di Suriah, Pengamat Prediksi Isu Teroris Kembali Dibahas dalam Debat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 27 Maret 2019
ISIS Kalah di Suriah, Pengamat Prediksi Isu Teroris Kembali Dibahas dalam Debat

ilustrasi (Foto: Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat Indonesia Public Institute (IPI), Jerry Massie menilai isu terorisme dan radikalisme kembali dibahas dalam debat keempat yang akan diselenggarakan 30 Maret 2019. Debat keempat itu sendiri mengambil tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.

"Bisa jadi ini diangkat lagi kendati sudah dibahas pada debat sesi perdana. Pasalnya ada korelasi antara keamanan dan terorisme," ujar Jerry Massie, Selasa (27/3).

Apalagi adanya penangkapan belasan terduga teroris dalam sebulan terakhir di lokasi yang berbeda-beda, menunjukkan adanya sel tidur teroris yang siap melakukan tindakan amaliah.

Penguatan keamanan di perbatasan serta laut untuk mencegah penyusupan teroris masuk, menurut Jerry, isu penting karena panjangnya garis perbatasan serta luasnya laut Indonesia.

"Laut kita perlu dijaga dan dikawal. Apalagi ISIS sudah kalah di Suriah takutnya mereka bermigrasi," pungkas Jerry.

Ilustrasi bendera ISIS (ANTARA FOTO/REUTERS/Thaier Al-Sudani)

Paham radikal dan intoleran dinilainya mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Air dan berpotensi menyebabkan perekonomian tidak stabil. "Negara lain mau investasi, tetapi kalau keamanan lemah bisa saja mereka tak mau berinvestasi," beber Jerry.

Ada pun dalam kurun waktu 2017-2018, sebagaimana dilansir Antara, telah terjadi 17 insiden terorisme di Indonesia yang mengakibatkan 51 korban tewas dan 67 korban cedera.

Insiden terorisme yang terjadi di Indonesia sangat terpusat di wilayah Jawa dan sebagian besar korban tewas tersebut adalah masyarakat umum, aparat kepolisian dan pelaku penyerangan. (*)

#ISIS #Debat Capres-cawapres #Terorisme
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Dunia
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Indonesia
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Sigit menjelaskan, temuan tersebut bermula dari aktivitas anak-anak dalam kelompok komunitas yang tumbuh dari hobi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Bagikan