Irjen Firli Diduga Langgar Kode Etik, Pengamat Kepolisian: Mana Buktinya?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)
MerahPutih.com - Pengamat Kepolisian Alfons Lemau mengkritik serangan beberapa pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Capim Irjen Firli Bahuri. Menurutnya, jika memang Firli memiliki permasalahan seharusnya diungkap saat masih menjabat sebagai Deputi Penindakan.
"Kalau di angkat soal etika dan segala macam, mana buktinya? Kenapa bukan saat sidang etika saat diangkat. Kok ini yang belum pernah terangkat diangkat hari ini," kata Alfons kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (12/9).
Baca Juga:
KPK: Ada Kegentingan Apa Revisi UU KPK Dikebut dan Prosesnya Tertutup?
Alfons melanjutkan, Firli terkesan diserang karena selama ini Firli memiliki kompentensi dibindang penyidikan.
"Kalau Firli habis, maka penyidik KPK yang di bawah terkesan tak semangat bekerja. Karena pengawasan terhadap penyelidikan dan penyidikan ini mesti dilakukan oleh orang yang paham," jelas Alfons.
Purnawirawan Polri ini menambahkan, penyidik seperti Firli sangat paham soal adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan penyidik. "Karena Firli menjalani itu. Lalu, kalau kerja secara baik kok takut?," sesalnya. (Knu)
Baca Juga:
Soal Pelanggaran Etik Irjen Firli, Agus Rahardjo Akui Ada Dinamika di Antara Pimpinan KPK
Bagikan
Berita Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka, Komisi VIII DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Dugaan Korupsi PT Wanatiara Persada, KPK Tak Tutup Peluang Periksa Pejabat Maluku Utara
3 Pegawai Pajak Diberhentikan Sementera Setelah Terjaring OTT KPK
Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK Potong Pembayaran Pajak Sampai 80 Persen
Kasus Suap Pajak Terbongkar, KPK Tahan Kepala KPP dan Konsultan Pajak
Jubir KPK Budi Prasetyo Benarkan KPK OTT Delapan Orang dalam Kasus Suap Pajak
KPK Tangkap 8 Orang dalam OTT di Kanwil Pajak Jakarta Utara
KPK Jadikan Eks Menag Gus Yaqut Tersangka, Kuasa Hukum Tegaskan Kliennya Selalu Kooperatif
Kondisi Terkini Rumah Yaqut Cholil Qoumas Usai Jadi Tersangka Korupsi Penyelenggaraan Haji
Jubir KPK Budi Prasetyo Benarkan KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kouta Haji