Iran Tahan Puluhan Jaringan Milisi Terkait Teroris

Eddy FloEddy Flo - Senin, 26 Juni 2017
Iran Tahan Puluhan Jaringan Milisi Terkait Teroris

Warga menghadiri pemakaman korban serangan 7 Juni di parlemen Iran dan makam Ayatollah Khomeini, di Teheran, Iran, Jumat (9/6). (ANTARA FOTO/TIMA via REUTERS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Petugas Iran menahan sedikit-dikitnya 50 orang, yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok petempur di provinsi barat, kata jaksa pada Minggu terkait tindakan terkini dalam serangkaian penangkapan menyusul serangan senjata dan bom kembar di Teheran.

Penangkapan itu dilakukan beberapa hari setelah Garda Revolusi Iran menembakkan peluru kendali dari Iran barat ke Suriah bagian timur, yang ditujukan ke sarang IS, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pada 7 Juni di ibu kota, Teheran, yang menewaskan 18 orang.

"Sejak serangan teroris di Teheran, lebih dari 50 pendukung dan unsur terkait dengan kelompok teror ditangkap di provinsi Kermanshah," kata jaksa provinsi Nemat Sadeqi kepada kantor berita IRNA.

"Sejumlah besar sabuk bunuh diri, pemicu elektronik dan senjata disita dari tahanan itu," kata IRNA mengutip Sadeqi.

Pihak berwenang Iran telah mengumumkan puluhan penangkapan menyusul serangan Teheran. Pada Sabtu, media pemerintah mengatakan pasukan keamanan telah menangkap anggota sebuah kelompok yang terkait dengan kelompok IS yang telah merencanakan pemboman dan serangan bunuh diri di pusat keagamaan kelompok Syiah.

Serangan oleh militan Muslim Sunni pada parlemen Iran dan di dekat makam pendiri Republik Islam telah memperburuk ketegangan kawasan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan penangkapan itu akan meningkatkan kebencian terhadap Arab Saudi, kekuatan Sunni utama di kawasan, dan Amerika Serikat.

Korps Garda Revolusioner Islam, yang berpengaruh, menuding Arab Saudi berada di balik serangan tersebut, yang jarang terjadi di Iran.

Menteri Luar Negeri Saudi del A-Jubeir, ketika berbicara di Berlin, mengatakan ia tidak tahu siapa yang bertanggung jawab dan tidak ada bukti keterlibatan kalangan pegaris keras Saudi.

Serangan juga memperburuk ketegangan di Iran antara Presiden Hassan Rouhani, yang baru terpilih serta merupakan sosok pragmatis, dan saingan-saingannya di antara kalangan ulama garis keras dan Garda Revolusioner.

Setidak-tidaknya 12 orang tewas oleh para penyerang, kata kepala departemen tanggap darurat Iran Pir-Hossein Kolivand, seperti dikutip stasiun penyiaran IRIB. Sekitar 43 orang terluka dalam serangan itu.

Sumber: ANTARA

#Iran #Arab Saudi #Kasus Penyerangan #Teroris #ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Bagikan