Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Pembunuhan Hizbullah dan Hamas
Pemboman oleh tentara Israel, pada 23 November 2023. (Ayal Margolin/JINI melalui Xinhua)
MerahPutih.com - Iran mengatakan telah meluncurkan serangkaian rudal ke Israel sebagai respons atas pembunuhan sejumlah pejabat senior Hizbullah, Hamas, dan Iran. Hal ini mengakibatkan warga Israel berlarian ke tempat perlindungan bom dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang habis-habisan di kawasan tersebut.
Alarm berbunyi di seluruh Israel dan ledakan dapat terdengar di Yerusalem dan Tel Aviv selama serangan Selasa (1/10) malam.
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan tidak ada laporan korban dan bahwa militer tidak melihat ancaman lain di wilayah udara kami. Ia mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa orang-orang di Israel aman untuk meninggalkan tempat perlindungan.
Layanan darurat Israel mengatakan sedikitnya dua orang mengalami luka ringan akibat pecahan peluru di wilayah Tel Aviv, demikian menurut laporan Aljazeera, Rabu (2/10).
Baca juga:
Serangan Israel ke Lebanon, UE Sebut Senjata Harus Dibungkam
Kantor berita Palestina Wafa, mengutip pertahanan sipil, mengatakan seorang pria Palestina berusia 38 tahun tewas akibat luka pecahan peluru di Jericho di Tepi Barat yang diduduki timur.
"Seorang pekerja Palestina di Jericho tewas ketika pecahan roket jatuh dari langit dan menghantamnya," kata gubernur Jericho Hussein Hamayel kepada kantor berita AFP.
Media lokal lainnya mengidentifikasi dia sebagai Sameh al-Assali, dan mengatakan dia berasal dari Jalur Gaza yang terkepung. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina