IPW Sebut Rotasi Pati Polri Kental Aroma Politis

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 01 Mei 2020
IPW Sebut Rotasi Pati Polri Kental Aroma Politis

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (ANTARA/HO-Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Kepolisian Neta S Pane menilai rotasi petinggi Polri secara besar-besaran dinilai kental aroma politis.

Neta mengatakan, dalam mutasi ini ada tiga gerbong besar yang bergerak, yakni naiknya orang dekat Presiden Joko Widodo menjadi Kapolda Jateng yakni Brigjen Ahmad Luthfi.

Baca Juga

Kombes Roma Hutajulu Jabat Dirkrimsus, Kapolres Trenggalek Isi Wadirkrimum Polda Metro Jaya

Dan, naiknya 'orangnya' Kapolri Jenderal Idham Azis di antaranya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Dedi Prasetyo dan Kapolda Jawa Timur Irjen Fadhil Imran. Ia melihat, Brigjen Luthfi ini cukup fenomenal bagi dinamika Polri. Sebab dia pernah menjadi Kapolresta Solo

"Jika melihat cepatnya karirnya melesat setelah menjadi panitia pengamanan pernikahan putri Jokowi di solo, Sepertinya, ia sedang dipersiapkan Jokowi untuk menjadi calon Kapolri ke depan,"kata Neta kepada MerahPutih.com di Jakarta, Jumat (1/5).

Neta menyebut, bisa jadi ia akan dipersiapkan menggantikan Idham Azis. Dari mutasi besar kali ini yang paling fenomenal dalam penilaiannya adalah naiknya Kapolda Jateng menjadi Kapolda.

Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Foto: Net
Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Foto: Net

Neta melanjutkan, fenomena lain adalah naiknya mantan ajudan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Irjen Rycko Amelza Dahniel menjadi jenderal bintang tiga dan menjabat posisi strategis, yakni Kabaintelkam.

"Biasanya posisi Kabaintelkam selama ini dipegang oleh figur yang dekat dengan kekuasaan karena menyangkut kemampuan analisa keamanan dan cipta kondisi bagi situasi Kamtibmas dan kelanggengan kekuasaan," jelas Neta.

Ia menyebut, fenomena yang tak kalah menarik adalah digesernya Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan ke posisi Wakalemdiklat.

Padahal di masa pilpres 2019, Jatim sangat aman dan kondusif serta memberikan suara kemenangan yang signifikan bagi kemenangan Jokowi dalam perolehan suara. Ia digantikan Irjen Fadil Imran yang sebelumnya menjabat staf ahli Kapolri.

"Fenomena ini sangat ironis, jika dilihat lagi bahwa Pangdam Brawijaya belum lama ini naik posisi menjadi jenderal bintang tiga," terang presidium Indonesia Police Watch ini.

Neta menyebut, mutasi kali ini juga membawa sejumlah teman teman satu Angkatan AKPOL dengan Idham Azis bergeser ke tempat strategis. Begitu juga beberapa alumni Densus 88 bergeser ke tempat strategis.

Neta mengingatkan mutasi ini harus bisa menjadikan polri benar benar promoter, karena tantangan polri ke depan cukup berat.

Dampak pademi Covid 19 telah membuat banyak pihak terpuruk ekonominya, ancaman PHK di depan mata, berbagai industri makin terkapar, dan kesulitan ekonomi makin parah jika wabah Covid 19 tidak berkesudahan.

"Artinya, ke depan polri tidak sekadar menghadapi tingkah pola para kriminal tapi ancaman konflik sosial sebagai dampak pademi Covid 19, patut dicermati," sebut Neta.

Kapolri Jenderal Idham Azis perintahkan anak buahnya tangkap Harun Masiku (Foto: antaranews)
Kapolri Jenderal Idham Azis perintahkan anak buahnya tangkap Harun Masiku (Foto: antaranews)

Apalagi saat ini sudah ada pihak yang menamakan dirinya Anarko yang memprovokasi massa untuk membuat kerusuhan.

"Sehingga intelijen kepolisian dituntut bekerja keras untuk melakukan antisipasi dan deteksi dini," tutup Neta.

Seperti diketahui, Institusi Polri kembali melakukan mutasi sejumlah pejabat tinggi (pati). Sejumlah jabatan seperti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) hingga Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri pun dirotasi.

Keputusan mutasi ini tertuang dalam surat telegram rahasia (TR) bernomor ST/1377/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020. Surat ini ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dalam surat telegram Irwasum Polri Komjen Pol Moechgiyarto dipromosikan menjadi Pati Baharkam Polri, sebagi gantinya yakni Komjen Pol Agung Budhi Maryoto yang sebelumnya menjabat Kabaintelkam Polri. Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius dimutasikan menjadi Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri. Posisi Suhardi, kini digantikan oleh Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Wakalemdiklat) Polri. Posisi Boy Rafli Amar digantikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan.

Sedangkan posisi Luki, digantikan oleh Irjen Pol Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahli Sosbud) Kapolri. Posisi Sahli Sosbud Kapolri kini diisi oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Priyo Widyanto. Kemudian posisi Priyo, digantikan oleh Irjen Pol Eko Indra Heri yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri. Brigjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau, kini menjadi As SDM Kapolri.

Lalu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dimutasikan menjadi Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri (Kabaintelkam) Polri. Posisi dia digantikan oleh wakilnya, Brigjen Pol Ahmad Luthfi. Kepala Densus (Kadensus) 88 Anti-Teror Polri juga dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri. Posisinya kini diisi oleh wakilnya Brigjen Pol Marthinus Hukom. Kapolda Banten kini digantikan oleh Irjen Pol Fiandar yang sebelumnya sebagai Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Sedangkan Kapolda Banten, Irjen Pol Agung Sabar Santoso, kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Supratman juga dimutasikan menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya lantas digantikan oleh wakilnya Brigjen Pol Teguh Sarwono. Kepala Biro Pembinaan Karir (Karobinkar) SSDM Polri, Brigjen Pol.Dedi Prasetyo kini menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Baca Juga

Rotasi Pati Polri: Argo Yuwono Isi Kadiv Humas, Boy Rafli Amar Jadi Kepala BNPT

Sedangkan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Ilham Salahudin dimutasikan menjadi Analis Kebijakan Utama Inspektor Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Selain itu, dalam surat TR yang berbeda yakni, ST/1378/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal dimutasi menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat. Posisi Iqbal digantikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono. Sedangkan posisi Karopenmas, kini digantikan oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jawa Timur Kombes Pol Awi Setiono. (Knu)

#Neta S Pane #Kapolri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dahnil Cium Upaya Pengalihan Isu Penyadapan Presiden Prabowo dengan Dasco Jadi Wapres
Dahnil menyayangkan adanya tindakan penyadapan oleh para jenderal aktif Polri tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Dahnil Cium Upaya Pengalihan Isu Penyadapan Presiden Prabowo dengan Dasco Jadi Wapres
Indonesia
Ancaman Serius terhadap Perlindungan Hak Warga Negara, Pengusutan Dugaan Penyadapan Presiden Perlu Dilakukan Menyeluruh
Hendardi menilai kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden memiliki dimensi lebih luas dari sekadar tindak pidana penyadapan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
Ancaman Serius terhadap Perlindungan Hak Warga Negara, Pengusutan Dugaan Penyadapan Presiden Perlu Dilakukan Menyeluruh
Indonesia
Presiden Prabowo Beri Arahan ke Kapolri: Ungkap Tuntas Penyadapan, jangan Ditutupi
Prabowo meminta agar proses hukum dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, secara objektif, dan transparan.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Presiden Prabowo Beri Arahan ke Kapolri: Ungkap Tuntas Penyadapan, jangan Ditutupi
Indonesia
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Perkara dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access yang tengah diselidiki tidak berkaitan dengan kebijakan resmi Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Indonesia
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Polri menegaskan penegakan hukum kasus itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin institusi Polri bersih.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Indonesia
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Efektivitasnya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Bagikan