IPW Sebut Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Turuti Perintah Atasan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Mei 2024
IPW Sebut Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Turuti Perintah Atasan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror diduga menguntit Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaaan Agung Febrie Adriansyah. JAM Pidsus Febrie diduga dikuntit satuan elite antiteror tersebut saat makan malam di sebuah restoran di Cipete, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai insiden penguntitan tersebut menunjukkan adanya saling sikut antara Polri dan kejaksaan. Menurutnya, adu sikut dua lembaga penegak hukum tersebut terjadi lantaran Kejagung menangani kasus tambang yang seharusnya ditangani Polri.

“IPW menduga ada dua isu di dalamnya. Isu pertama ialah dugaan korupsi, isu kedua terkait dengan adanya konflik kewenangan antardua lembaga, antara polisi dan kejaksaan,” kata Sugeng kepada wartawan, Sabtu (25/5).

Menurutnya, kejaksaan begitu intensif terlibat di dalam penanganan kasus tambang. Padahal, kasus tambang itu bukan kewenangan kejaksaan. Kejaksaan mengambil aspek korupsinya, karena kasus tambang itu merupakan tindak pidana yang menjadi kewenangan Polri.

Baca juga:

IPW Sebut Dugaan Gratifikasi Wamenkumham Naik ke Tahap Penyelidikan

Sugeng mengatakan anggota Densus tidak akan menguntit JAM Pidsus tanpa adanya perintah dari atasan. Dengan demikian, dia menyebut anggota Densus 88 itu bergerak bukan atas nama individu, melainkan menjalankan tugas.

“IPW melihat bahwa pemantauan oleh Densus 88 terhadap JAM Pidsus itu tentu tidak bisa berdiri sendiri, artinya bukan buat kepentingan perseorangan, melainkan sebuah tugas yang sedang dijalankan,” tuturnya.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan pemantauan merupakan metode surveilance untuk mendapatkan bahan keterangan ataupun data dari yang dipantau. “Ini agak mengejutkan memang ya, yang dipantau ini JAM Pidsus oleh Densus 88. Artinya ini satu sesuatu yang serius,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana belum dapat banyak berkomentar dalam menanggapi peristiwa tersebut. Ia mengaku belum mendapatkan informasi soal insiden penguntitan dari JAM Pidsus Febrie Adriansyah.

“Saya belum dapat info juga dari Pak JAM Pidsus,” kata Ketut kepada wartawan. Jumat (24/5).(Pon)

Baca juga:

JAM Pidsus akan Periksa Semua Pejabat Kemendag

#Densus 88 #Polisi #Kejaksaan Agung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Polisi memberikan masker untuk cgeah dampak abu vulkanik kepada pengendara motor yang melintas di Kawasan Patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazli Harahap menuturkan, personel yang disiapkan nantinya dapat digerakkan untuk mendukung pencarian dan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Indonesia
Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG Rp 8,4 Miliar, Jam Rolex Hingga Permata Eks Bos BGN
Kejagung menyita aset mewah milik tiga tersangka korupsi MBG Rp 8,4 miliar. Berupa jam Rolex, mobil mewah, uang tunai, dan permata. Klik untuk detail lengkap!
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG Rp 8,4 Miliar, Jam Rolex Hingga Permata Eks Bos BGN
Indonesia
Kasus TPPU Bergulir, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dipanggil Kejagung sebagai Saksi
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tiba di Kejagung untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Kasus TPPU Bergulir, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dipanggil Kejagung sebagai Saksi
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Berita Foto
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Polisi mengerahkan Mobil Water Cannon untuk membubarkan massa aksi demo 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Berita Foto
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Sejumlah personil kepolisian anti huru-hara berjaga saat aksi unjuk rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Aksi Polisi Anti Huru-Hara Kawal Gedung DPR saat Demo 27 Agustus
Indonesia
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Indonesia
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Polda Metro Jaya memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif. Masyarakat tidak khawatir karena aktivitas warga dan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Bagikan