Iptek Nasional Terancam Mundur, UU Sisnas Iptek Diusulkan Direvisi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 01 September 2021
Iptek Nasional Terancam Mundur, UU Sisnas Iptek Diusulkan Direvisi

Kawasan Puspiptek. (Foto:Brin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peleburan lembaga penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berpotensi membawa kemunduran ilmu pengetahuan teknologi (iptek) dan inovasi di Tanah Air. Apalagi, jika BRIN masuk ke dalam urusan pelaksanaan invensi dan inovasi.

"Kalau BRIN ada di dalam (pelaksanaan kegiatan), maka semua sistem ini BRIN. Sistem semacam itu pasti tidak bisa menjamin check and balance. Potensial terjadi conflic of interest, sehingga sistem ini tidak bisa berjalan dengan baik," kata Rektor Institut Teknologi Indonesia, Marzan Aziz Iskandar, dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa (31/8).

Baca Juga:

Prof Azyumardi Azra Ingatkan Risiko Peleburan LIPI, BPPT, Lapan, dan Batan ke BRIN

Menurutnya, BRIN bertugas sebagai lembaga yang mengintegrasikan litbangjirap, dengan menyusun program dan anggaran yang menjadi amanat UU 11/2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek). Sebaliknya, pelaksana invensi dan inovasi tetap lembaga/organisasi riset (OR) litbang, OR jirap, OR nuklir, OR antariksa, perguruan tinggi, badan usaha, dan lembaga penunjang.

Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan (AIPI) Satryo Soemantri Brodjonegoro, menambahkan kemunduran iptek dan inovasi bisa terjadi jika ihwal ini berada dalam kendali penuh BRIN. Apalagi, pendekatan yang digunakan sangat birokratis dan penganggaran yang sudah didesain BRIN saat ini.

"Cara seperti ini, menghilangkan esensi kegiatan riset dan inovasi. Esensinya adalah kemandirian, otonomi di dalam melakukan penelitian secara akuntabel sesuai performance dan prestasinya," ujar dia.

Baca Juga:

Cari Periset Global, BRIN Hanya Buka Lowongan Buat Lulusan S3 dan Diaspora

Satryo menyarankan BRIN seyogianya berperan sebagai lembaga pendana riset dan inovasi, bukan mengintegrasikan lembaga-lembaga iptek. "Fungsi integrasi BRIN dapat dilakukan dengan mekanisme pendanaan yang berbasis usulan/kompetisi antarlembaga iptek," usul dia.

Karena potensi kemunduran itulah, dua peneliti mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kedua pemohon, Eko Noer Kristianto dan Heru Susetyo, menguji makna 'terintegrasi' yang tertuang di Pasal 48 (ayat 1) UU 11/2019 dan frasa 'antara lain' di penjelasan Pasal 48 (ayat 1).

BRIN
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Foto: ANT

Menurut kuasa hukum mereka, Wasis Susetio, adanya dua frasa itu membuat Pasal 48 (ayat 1) jadi multitafsir. "Adanya kata 'antara lain' itu bisa memperluas pengertian atau dikembangkan ke yang lain, termasuk ke makna peleburan, bukan hanya yang ditulis di pasal," tutur dia.

Wasis menerangkan, pemohon ingin mendapatkan kepastian tafsir dua frasa itu. Sebab, oleh pemerintah, 'terintegrasi' dimaknai sebagai peleburan lembaga-lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) bidang iptek (Batan, Lapan, LIPI, dan BPPT) juga badan litbang di 48 kementerian/lembaga.

Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) 2015-2018 dan 2019-2020 Bambang Setiadi, mengusulkan adanya revisi UU Sisnas Iptek demi menambal kebolongan yang ada saat ini. Menurut dia, revisi UU nantinya harus bisa menjamin dukungan serta memperkuat lembaga-lembaga pelaksana kegiatan riset.

Bambang juga menitikberatkan terjadi kekaburan norma terkait kata ‘integrasi’ dalam peran BRIN, serta tidak ada Dewan Riset Nasional (DRN) di UU saat ini. "Imbasnya tidak ada forum untuk mengawal riset dan inovasi di Indonesia," tegasnya. (*)

Baca Juga:

PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi

#BRIN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Indonesia
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
BRIN merilis analisis ilmiah hilangnya KM Virgo Transport di Laut Jawa. Tinggi gelombang bukan kategori ekstrem hanya 1,5 m. Simak temuan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
Indonesia
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis sejumlah terobosan khusus terkait dengan kesiapan bencana dalam bentuk pembangunan rumah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
3 Teknologi untuk Rumah Tahan Gempa, dari Seismic Rubber Bearing hingga Papan Komposit Polimer
Indonesia
Pesawat N219 dan Varian Amfibinya Bakal Dirangcang Buat Visi Ambulans Udara Presiden Prabowo
Sebagai tulang punggung sistem nirawak, ia menjelaskan BRIN mengembangkan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) MALE yang mampu mengudara selama 24 jam nonstop
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Pesawat N219 dan Varian Amfibinya Bakal Dirangcang Buat Visi Ambulans Udara Presiden Prabowo
Indonesia
BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN
BRIN membangun ekosistem teknologi nuklir dari hulu hingga hilir agar Indonesia siap memasuki era PLTN tanpa bergantung pada teknologi asing.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN
Indonesia
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Selain memastikan keamanan data proyek satelit tersebut, Arif mengungkapkan BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri, BRIN NEO-1, yang dijadwalkan mengorbit pada awal 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Indonesia
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Presiden menegaskan fondasi utama untuk menguasai sains dan teknologi yakni sistem pendidikan yang kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Indonesia
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
BRIN fokus mengembangkan teknologi-teknologi maju yang diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam dua hingga tiga dekade mendatang.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Indonesia
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Prabowo mengingatkan agar setiap persoalan tidak disikapi dengan mencari kambing hitam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Travel
Spesies Ikan Baru Ditemukan di Banyuwangi, Namanya Terinspirasi The Sunrise of Java
: BRIN menemukan spesies ikan baru di Banyuwangi bernama Tomiyamichthys oriens. Penamaan terinspirasi dari The Sunrise of Java, ciri khas bercak jingga terang dan habitat pesisir berpasir.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Spesies Ikan Baru Ditemukan di Banyuwangi, Namanya Terinspirasi The Sunrise of Java
Bagikan