Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 09 Oktober 2021
Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru

Introvert bisa jadi lebih asyik ketika berteman. (Foto: Unsplash/Melissa Askew)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG introvert memang terkesan dingin dan sulit memulai komunikasi atau interaksi dengan orang lain. Tapi kalau sudah kenal, jangan ditanya, mereka bahkan bisa lebih seru dan menjalin hubungan yang hangat.

Menjalin pertemanan baru bukanlah perkara mudah. Karena kepribadian yang mereka miliki, memulai komunikasi atau interaksi dengan orang baru justru bisa membuat mereka merasa tidak nyaman. Mengutip laman Alodokter, berikut lima tips bagi introvert untuk memulai pertemanan baru.

Baca juga:

Introvert si Lebih Pengertian

1. Pahami alasan mencari teman

Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru
Cobalah pahami alasan mengapa kamu harus melakukannya. (Foto: Unsplash/Matheus Ferrero)


Sebelum memulai menjalin pertemanan baru, cobalah pahami alasan mengapa kamu harus melakukannya. Tanyakan pada diri sendiri tujuanmu melakukan hal tersebut, apakah itu sebagai relasi atau koneksi baru, kepentingan pekerjaan, atau ingin menambah wawasan baru. Apa pun alasannya, cobalah untuk merasa nyaman menjadi dirimu dan mulailah menyapa orang baru dengan ramah dan percaya diri ya.

2. Utamakan kualitas daripada kuantitas

Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru
Utamakan kualitas. (Foto: Unsplash/Tyler Nix)


Kamu tidak perlu iri ketika temanmu yang esktrovert bisa lebih cepat menjalin hubungan dengan orang yang baru ditemui. Ingat, mereka bisa memperoleh energinya dari berbincang dengan orang lain. Sementara kamu yang introvert, mungkin justru bisa kehabisan energi ketika harus berinteraksi dengan orang lain. Jadi, pastikan kamu tetap mementingkan kualitas pertemanan daripada kuantitasnya. Dengan begitu, hubungan pertemanan yang baru kamu ciptakan pun bisa lebih bermakna.

3. Cari teman dengan minat yang sama

Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru
Biar kamu lebih merasa cocok. (Foto: Unsplash/Jefferson Santos)


Supaya kamu cocok dengan mereka, cari teman baru yang memiliki minat dan hobi sama. Selain akan mempermudahmu untuk membuka obrolan karena ketertarikan kamu berdua sama, faktanya, persamaan minat ini juga bisa menjadi salah satu untuk menciptakan pertemanan yang langgeng dan menarik, lho.

Baca juga:

Banyak yang Salah Kaprah, Ini Makna Introvert dan Ciri-cirinya

4. Jangan takut mencoba hal baru

Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru
Hal baru bikin kamu jadi lebih dewasa. (Foto: Unsplash/Aman Shrivastava)


Selain mencari minat yang sama, kamu juga bisa mulai mencoba hal baru untuk menemukan lingkup pertemanan yang lebih luas. Terlebih, jika minat yang kamu miliki saat ini tidak memberikan banyak kesempatan untukmu bertemu dan berinteraksi dengan orang lain.

Selain menyenangkan, mencoba hal baru ini juga dapat meningkatkan kinerja dan kesehatan otakmu, seperti kemampuan berpikir, konsentrasi, mengingat, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah. Ini juga bisa membuatmu merasa tidak kesepian.

5. Tingkatkan rasa percaya diri

Introvert Merapat, Begini Cara Memulai Pertemanan Baru
Tingkatkan percaya diri dalam setiap pertemanan. (Foto: Unsplash/Helena Lopes)

Ingat, setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Yakinlah pada kelebihan yang kamu miliki sebagai seorang introvert, misalnya kamu bisa menjadi pendengar yang baik atau memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menilai sesuatu. Introvert memang suka menghabiskan waktu sendirian atau hanya dengan sedikit orang, khususnya orang terdekat mereka. Namun bukan berarti mereka ingin sendirian sepanjang waktu. (and)

Baca juga:

Tak Hanya Satu, Kepribadian Introvert Ternyata Beragam

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Karakter Pribadi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Bagikan