Instagram Perkenalkan Fitur Perlindungan Baru untuk Remaja, Khusus Bagi Pengguna di Asia Pasifik
Instagram batasi pengguna muda di kawasan Asia Pasifik. (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)
MerahPutih.com - Meta, perusahaan teknologi global, meluncurkan Akun Remaja di Instagram khusus untuk wilayah Asia Pasifik. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi pengguna remaja di platform tersebut.
Kepala Instagram, Adam Mosseri, dalam sebuah webinar yang diikuti dari Jakarta, menjelaskan bahwa Akun Remaja dilengkapi dengan fitur proteksi bawaan.
Fitur ini mencakup pembatasan siapa saja yang dapat menghubungi pemilik akun serta konten yang dapat dilihat.
"Setelah diluncurkan, Instagram akan secara otomatis mengatur akun pengguna remaja menjadi Akun Remaja Instagram. Untuk pengguna berusia di bawah 16 tahun akan memerlukan izin orang tua untuk melonggarkan pengaturan," kata Mosseri, seperti dikutip Antara (11/2).
Upaya ini sejalan dengan keinginan para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka dapat terhubung dengan teman-teman secara aman di media sosial.
Baca juga:
Orangtua para Member NewJeans Buka-Bukaan di Instagram, Menentang HYBE dan ADOR
Instagram menerapkan perlindungan otomatis pada Akun Remaja untuk membantu mengatur waktu penggunaan dan meminimalkan interaksi dengan orang asing dan konten negatif.
Mosseri menambahkan bahwa semua akun pengguna Instagram di bawah 16 tahun akan diatur menjadi akun privat.
Dengan begitu, hanya pengikut yang diterima yang dapat melihat dan berinteraksi dengan konten pemilik akun. Pengaturan ini juga berlaku bagi remaja di bawah 18 tahun yang baru mendaftar.
Akun Remaja memiliki pengaturan pesan ketat untuk mengurangi komunikasi dengan pihak yang tidak dikenal dan hanya bisa menerima tag atau mention dari orang yang mereka ikuti.
Kontrol terhadap konten sensitif diterapkan untuk membatasi paparan konten tidak sesuai, seperti kekerasan atau promosi prosedur kecantikan berlebihan.
Fitur anti-perundungan seperti Hidden Words akan aktif otomatis untuk menyaring komentar dan pesan yang berpotensi menyinggung.
Baca juga:
Orangtua para Member NewJeans Buka-Bukaan di Instagram, Menentang HYBE dan ADOR
Instagram juga akan mengingatkan pengguna untuk berhenti menggunakan aplikasi setelah 60 menit, membantu remaja mengelola waktu di media sosial.
Akun Remaja dilengkapi dengan Mode Tidur, yang mengaktifkan notifikasi senyap dan balasan pesan otomatis dari pukul 22.00 hingga 07.00 setiap hari.
Menurut Mosseri, Instagram akan mulai memasukkan pengguna baru yang berusia remaja ke Akun Remaja mulai pekan ini.
"Kami berharap bisa memberikan rasa aman bagi orang tua terkait penggunaan media sosial serta memastikan bahwa remaja mendapatkan perlindungan yang tepat saat berselancar di dunia maya," tambah Mosseri.
Dengan keberadaan fitur-fitur ini, orangtua bisa lebih tenang memberikan kebebasan anak remajanya bermain Instagram. (dru)
Baca juga:
Instagram Kenalkan Fitur 'Akun Remaja' di Korsel, Pastikan Media Sosial Sehat untuk Pengguna Muda
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pramono Kaji Pembatasan Medsos Bagi Siswa