Ini Tanggapan DKI Soal Keputusan Pusat Larang Mudik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 26 Maret 2021
Ini Tanggapan DKI Soal Keputusan Pusat Larang Mudik

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyambut baik keputusan pemerintah pusat yang melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran Idulfitri 2021. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kebijakan yang tepat.

"Soal mudik, jadi pemerintah telah buat satu keputusan dilarang, mulai 6-17 Mei," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Jumat (26/3).

Riza pun mengakui, memang saat ini kasus COVID-19 di Indonesia khususnya Jakarta mulai melandai. Meski begitu, kata dia, pemerintah tak serta merta harus mengendurkan aturan yang dapat meninggikan lagi virus corona.

Baca Juga:

Kemenhub Siapkan Regulasi Pengawasan Larangan Mudik 2021

Yang ditakutkan Riza, jika pemerintah salah dalam mengambil keputuskan, dikhwatirkan kasus corona menggila kembali.

"Kita ketahui bersama sekalipun memang pandemi COVID-19 di Indonesia, Jakarta menurun, tidak seperti bulan-bulan sebelumnya, tidak berarti bahwa kita sudah bebas dari penyebaran virus," ungkapnya.

Justru di saat penurunan kasus COVID-19 tersebut, ucap politikus Gerindra ini, pemerintah dan masyarakat harus tingkatkan protokol kesehatan (prokes) bahkan lebih ditingkatkan lagi penanggulangan virus corona.

"Sekalipun vaksin juga sudah semakin banyak dilakukan, kita kerjakan, laksanakan bersama, namun demikian prokes tetap," papar dia.

Ilustrasi - Kendaraan pemudik Natal 2020 melintas menuju gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa/pri.
Ilustrasi - Kendaraan pemudik Natal 2020 melintas menuju gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa/pri.

Riza mengungkapkan, berkaca pada sebelumnya pada libur panjang warga banyak yang keluar kota untuk berlibur atau mudik. Hal ini yang menyebabkan kasus virus corona mengalami lonjakan signifikan.

"Jadi saya kita apa yang sudah dibuat pemerintah pusat sesuatu yang dimaksudkan baik untuk memastikan keselamatan warga Jakarta warga Indonesia bisa lebih terjaga, tidak terpapar," ungkap dia.

Riza pun berharap pemerintah pusat tak perlu lagi membuat kebijakan yang memberi kesempatan bagi warga untuk keluar dari tempat tinggal mereka. Seperti tahun kemarin dengan memperbolehkan pulang kampung.

"Sampai nanti betul-betul aman, pasti nanti kita bisa mudik ke kampung masing-masing," ucap dia.

Baca Juga:

Mudik Lebaran Dilarang, Polri dan TNI Bakal Dikerahkan untuk Lakukan Pengawasan

Menurut dia, di zaman yang sudah canggih ini silahturahmi tidak hanya tatap muka. Tapi bisa berkomunikasi jarak jauh dengan melihat wajah.

"Sekarang ada digital, ada teknologi, ada IT, bisa melalui handphone, WA, bisa melalui video call dan sebagainya," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Larang Mudik 2021

#Ahmad Riza Patria #Mudik Lebaran
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
KAI ungkap perjalanan kereta api selama Lebaran 2026 lebih ramah lingkungan. Emisi karbon jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
Indonesia
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Korlantas Polri optimalkan Operasi Ketupat 2026 dengan teknologi real-time dan pendekatan humanis.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
DPR RI menyoroti dugaan mobil dinas dipakai untuk mudik. KPK minta evaluasi, DPR dorong sanksi tegas bagi pelanggaran aturan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
Indonesia
42% Pemudik Belum Kembali, Mulai Bergerak Serbu Jakarta di Puncak Arus Balik Gelombang Dua
Korlantas Polri mencatat masih 42 persen kendaraan pemudik yang belum kembali ke Jakarta per Kamis (26/3) malam.
Wisnu Cipto - Jumat, 27 Maret 2026
42% Pemudik Belum Kembali, Mulai Bergerak Serbu Jakarta di Puncak Arus Balik Gelombang Dua
Indonesia
Iptu Nur Alim Ambruk Saat Istirahat Makan, Sudah 2 Polisi Gugur Saat Kawal Mudik Lebaran
Mendiang Iptu Nur Alim sempat pingsan sekitar pukul 11.40 WIB saat berada di sebuah warung makan di sela tugasnya.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Iptu Nur Alim Ambruk Saat Istirahat Makan, Sudah 2 Polisi Gugur Saat Kawal Mudik Lebaran
Indonesia
Masih Ada Puncak Arus Balik Gelombang 2, Kakorlantas Tutup Operasi Ketupat 2026
Polri resmi mengakhir Operasi Ketupat 2026 seiring dengan berakhirnya fase puncak arus balik lebaran gelombang pertama tahun ini 23-24 Maret.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Masih Ada Puncak Arus Balik Gelombang 2, Kakorlantas Tutup Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Kemenhub Sidak 60 Ribu Bus Mudik Lebaran, Hanya 63% Laik Jalan
ementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan inspeksi keselamatan atau rampcheck sebanyak 60.946 armada bus pada periode angkutan mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Kemenhub Sidak 60 Ribu Bus Mudik Lebaran, Hanya 63% Laik Jalan
Indonesia
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Jalan Tol Trans Jawa juga mencatat rekor tertinggi arus kendaraan melintas mencapai 175.754 kendaraan
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Indonesia
26 Maret 00.00 WIB Tol Arus Balik Jawa-Sumatra Mulai Diskon 30%, Catat Tarif Tiap Ruasnya!
Diskon tarif ini berlaku untuk sejumlah ruas tol di Pulau Jawa dan Sumatra. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memecah konsentrasi kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
26 Maret 00.00 WIB Tol Arus Balik Jawa-Sumatra Mulai Diskon 30%, Catat Tarif Tiap Ruasnya!
Bagikan