Ini Seruan Menteri Agama Soal Salat Idulfitri di Tengah Pandemi COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 20 Mei 2020
Ini Seruan Menteri Agama Soal Salat Idulfitri di Tengah Pandemi COVID-19

Menag Fachrul Razi dalam Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020). (ANTARA/HO/Kementerian Agama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Agama Fachrul Razi meminta umat Islam untuk menggelar salat Idulfitri di rumah. Lebaran akan berlangsung Sabtu (23/5) dan Minggu (24/5).

Ia menambahkan, hingga hari ini, tren penularan COVID-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Potensinya bisa melonjak jika masyarakat tidak disiplin dalam mentaati pembatasan berkegiatan di tempat atau fasilitas umum, termasuk kegiatan keagamaan yang mengumpulkan banyak massa atau kerumunan.

Baca Juga:

DKI: Rapid Test 106.207, Dinyatakan Positif 3.918 Orang

"Saya menyeru dan mengajak, mari taati ketentuan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Patuhi juga pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Mari Salat Idulfitri di rumah saja bersama keluarga inti," kata Fachrul dalam keteranganya, di Jakarta, Selasa (19/5).

Ia juga meminta umat Islam tidak melakukan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran. Karena berpotensi mempercepat penularan virus corona, terutama bagi kelompok yang rentan tertular seperti lansia.

“Jangan mudik. Dan konsisten dengan protokol kesehatan COVID-19,” ujar Fachrul Razi.

Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi saat diwawancarai awak media massa di Jakarta. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)
Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi saat diwawancarai awak media massa di Jakarta. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)

Meski demikian, Fachrul Razi menegaskan ancaman pandemi virus corona tidak boleh mengganggu kegembiraan umat Islam dalam menyambut hari kemenangan, Hari Raya Idulftitri 1441 Hijriyah.

“Dan jangan lupa berbagi kepedulian bagi yang kurang mampu, sehingga semua orang bisa menikmati sukacita Idulfitri,” terang purnawirawan jenderal bintang empat ini.

Baca Juga:

KPK Lakukan Koordinasi Cegah Korupsi Bansos COVID-19

Semua imbauan itu dikeluarkan, menurut Fachrul Razi dikarenakan reproduksi (Ro) Indonesia terhadap kasus positif COVID-19 masih di atas poin 1,11.

“Beberapa info dari WHO bahwa yang biasanya melakukan relaksasi itu, bila Ro dibawah angka 1," imbuh dia.

"Jadi kalau di bawah angka satu, baru mulai berpikir relaksasi tapi kalau masih diatas 1,11 maka tidak boleh ada relaksasi,” jelas Fachrul Razi. (Knu)

Baca Juga:

Salat Idulfitri Berjamaah di Masjid dan Lapangan Dilarang

#Menteri Agama #Idul Fitri #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, hingga semangat perubahan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Indonesia
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Dalam Islam, hadiah yang diterima karena jabatan dapat berubah status menjadi gratifikasi yang dilarang.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Indonesia
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Indonesia
Maknai Idul Adha, Menteri Agama Sebut Daging Kurban Bentuk Konkret Kepedulian, Berkontribusi Pemenuhan Gizi
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Idul Adha 1447 H/2026 Masehi
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Maknai Idul Adha, Menteri Agama Sebut Daging Kurban Bentuk Konkret Kepedulian, Berkontribusi Pemenuhan Gizi
Indonesia
Spirit Idul Adha 1447 H Merawat Alam dan Kemanusiaan, Menag Minta Masjid jangan Kotor setelah Kurban
Tema tahun ini terutama dalam khutbah nanti yakni spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Spirit Idul Adha 1447 H Merawat Alam dan Kemanusiaan, Menag Minta Masjid jangan Kotor setelah Kurban
Indonesia
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan 'Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman', Sabtu (9/5) merayakan HUT ke-219.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3).
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Indonesia
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
ASN yang tidak hadir tanpa keterangan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Bagikan