Bisnis

Ini Rahasia Bikin Konten Video Menarik untuk Jualan di Media Sosial

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 16 Agustus 2021
Ini Rahasia Bikin Konten Video Menarik untuk Jualan di Media Sosial

Kenali beberapa cara agar konten video terlihat menarik di media sosial. (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JUALAN di media sosial harus kreatif. Di zaman serba teknologi ini misalnya, kamu harus memanfaatkan konten video untuk keperluan pemasaran produk yang dijual. Konten video yang kamu buat juga harus menarik agar menarik pelanggan.

Mengutip laman ANTARA, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan video menarik. Cara ini tidak sulit, dan sebaiknya mulai kamu aplikasikan sekarang juga pada bisnis kamu.

Baca Juga:

Kemenparekraf Dorong UMKM untuk Manfaatkan Dompet Digital

Kenalkan usahamu pada konten video. (Foto: pixabay/startupstockphotos)

Pertama, mulai dengan menceritakan proses atau perjalanan bisnis kamu. Pelanggan tanpa kamu sadari sebenarnya tertarik dengan cerita di balik bisnis kamu. Oleh karena itu, pengenalan ini termasuk cerita tentang jatuh-bangun proses bisnismu.

Misalnya kamu bisnis pakaian, ceritakan awal mula ketertarikan kamu dengan bisnis fesyen. Lalu tambahkan konten tentang cara kamu mendesain pakaian, hingga cara kamu membuat produk pakaian yang kamu pasarkan.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Dorong Pertumbuhan Transaksi Digital

Cerita sederhana membuat orang yang menonton video kamu tertarik untuk mengenal produkmu lebih jauh, bahkan untuk membeli produk UMKM milikmu.

Cara yang kedua yakni kisahkan keseruan di balik pembuatan katalog. Selain konten video, konten foto tidak kalah penting untuk mempromosikan produk. Karena itu, pada saat proses membuat konten foto, kamu dapat memanfaatkannya sebagai lahan menambang konten-konten videomu.

Seperti halnya kamu dapat merekam momen-momen lucu dan menarik di balik foto tersebut. Dari mulai dekorasi, menyiapkan alat pemotretan, hingga proses pengeditan foto untuk mencapai hasil akhir.

Adapun potongan video tersebut bila dirangkai akan menjadi sebuah cerita unik, yang dapat disajikan bagi penonton serta calon pembelimu.

Proses packing bisa memicu banyaknya keinginan konsumen, karena itu sangat penting untuk dijaga. (Foto: pixabay/photomix-company)

Cara yang ketiga yakni video proses packing. Karena selain pembuatan, proses pengiriman juga menjadi faktor pembeli berminat pada sebuah produk. Kamu bisa memperlihatkan cara kamu mengemas produk sebelum dikirim ke pembeli. Hal itu bisa menambah keyakinan dan kepercayaan calon pembeli.

Selain itu, kamu pun dapat menyelipkan pesan singkat berupa motivasi untuk pembeli agar bisa memberikan kebahagiaan pada pelanggan yang menerima paket itu.

Kemudian, jangan lupa untuk menambahkan teks pada video kamu. Lalu tambahkan tagar sesuai dengan pesan yang ingin kamu sampaikan di media sosialmu. Setelah itu, agar videomu semakin menarik, tambahkan efek transisi atau filter. (ryn)

Baca Juga:

Go Digital, Cara UMKM Sukses di Masa Pandemi COVID-19

#Bisnis #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Indonesia
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Tujuan pemberian diskon 50 persen merupakan upaya pemerintah melindungi produk lokal agar dapat bersaing di platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Bagikan