Ini Penjelasan Ombudsman Soal Preman Pasar Tanah Abang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 November 2017
Ini Penjelasan Ombudsman Soal Preman Pasar Tanah Abang

Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala. (MP/Asropih Opih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala memastikan keberadaan preman di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut Adrianus preman yang dimaksud semacam penghubung (middleman) antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan pedagang kaki lima (PKL).

Dalam hal ini, Adrian mengaku, mereka yang mengamankan dan membantu pedagang untuk terhindar dari penertiban. Preman ini juga yang diduga menjadi penyetor uang kepada Satpol PP.

"Kalau preman itu diartikan sebagai godfather atau big buddy kayak gaya New York saat ini ya mungkin gak ada, tapi pada konteks orang-orang yang sepertinya tidak terlibat langsung namun ikut menjadi sistem tadi yang diciptakan simbiosis mutualisme jelas sekali," kata Adrianus di Gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).

Guru Besar Universitas Indonesia ini juga mengatakan bahwa middleman mendapatkan akses berupa jadwal penindakan dan penertiban yang dilakukan satpol PP.

Ia juga mengaku bahwa middleman ini mudah ditemukan di kawasan Pasar terbesar di Asia Tenggara itu.

"Mudah sekali ya. Teman-teman langsung ketemuan. Banyak videonya tapi ya kami cari yang paling tidak menunjuk," kata Adrianus.

Sementara itu, Koordinator Tim Penegakan Hukum II Bidang Penyelesaian Laporan Ombudsman Nyoto Budiyanto membenarkan pernyataan tersebut. Ia juga mengaku, preman yang berkedok pengurus ini yang diduga bertugas mengumpulkan uang.

"Pengurus ini disebut preman tadi akan mengolek dan akan mereka berikan diduga dari rekan tadi mingguan dan bulanan," kata Nyoto di Gedung Ombdusman, Jakarta Selatan, Jumat (24/11). (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sandi: Konsep Penataan Pasar Tanah Abang Sudah Ciamik

#Tanah Abang #Preman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Pembenahan kawasan memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah serta pendekatan yang mempertimbangkan kebutuhan warga.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Indonesia
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Polri memastikan akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum agar kegiatan usaha tetap berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Berita Foto
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menggunakan Bront Skylift untuk mengevakuasi penguni Apartemen di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jum'at (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Pemerintah Kelurahan Kampung Bali akan menertibkan tujuh bangunan semi permanen di atas lahan fasos-fasum. Empat KK sudah pindah, tiga KK masih bertahan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Indonesia
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Pembangunan rusun bersubsidi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Indonesia
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Rencana rusun subsidi di Tanah Abang menuai sorotan DPR. Syafiuddin Asmoro meminta pemerintah memastikan status lahan tak dalam sengketa sebelum pembangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Bagikan