Ini Lahan Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 22 September 2015
Ini Lahan Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan

Tim darat terus memadamkan api di Bumi Tambun Bungai, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (21/9) (Foto: Twitter/@Sutopo_BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) baik di wilayah Sumatera maupun Kalimantan ditengarai sengaja dilakukan untuk mempermudah penanaman. Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sengaja membakar hutan atau lahan agar meminimalisir biaya pengelolaan lahan. Tak hanya perusahaan, masyarakat juga ditengarai melakukan hal yang sama.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho merilis gambar melalui media sosial Twitter akibat kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kalimantan. Terlihat hamparan lahan rata dengan tanah dan bersih tanpa semak.

"Lahan yang telah rata dengan rata setelah terbakar di Kalteng (Kalimantan Tengah). Setelah ini mudah diolah dan ditanam sawit," kata Sutopo melalui akun Twitter @Sutopo_BNPB.

(Lahan yang telah rata dengan tanah setelah terbakar di Kalimatan Tengah (Kalteng) - Foto: Twitter/@Sutopo_BNPB)

Tidak diketahui kapan gambar yang diunggah Sutopo diambil. Di gambar lain, Sutopo mengunggah petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api, Senin (21/9), di Bumi Tambun Bungai, Kalteng. Sutopo juga mengunggah gambar-gambar kebakaran lahan dan hutan di Kalteng. Lokasi kebakaran di Kalteng banyak yang dekat permukiman di Kalteng. Masyarakat sekitar yang usahanya bertani banyak yang melakukan pembakaran lahan.

Seperti diketahui, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangani 148 laporan terkait pembakaran hutan dan lahan baik di wilayah Sumateran maupun di Kalimantan. Polri telah menetapkan sebanyak 140 tersangka, 7 di antaranya korporasi.

Ketujuh korporasi tersangka kasus karhutla yaitu: 1. PT BMH di Kabupaten OKI, Sumsel, dan tersangkanya bernama JLT, 2. PT RPP di Sumsel tersangkanya P, 3. PT RPS di Sumsel, tersangkanya S, 4. PT LIH di Riau tersangkanya FK, 5. PT GAP di Sampit, Kalteng, tersangkanya S, 6. PT MBA di Kapuas, tersangkanya GRN, dan 7. PT ASP di Kalteng, tersangkanya WD.

"Tujuh korporasi itu di antaranya tadi pagi juga sudah ada yang ditangkap pelakunya di Riau,” kata Kapolri Badrodin Haiti dilansir situs resmi Sekretaraiat Kabinet, seusai rapat terbatas mengenai pengendalian dampak bencana asap, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9) lalu.

(Lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) banyak terjadi di dekat permukiman penduduk, di Kalimantan Tengah (Kalteng) - Foto: Twitter/@Sutopo_BNPB) 

Baca Juga:

  1. Penampakan Ular Piton Terpanggang di Hutan Riau
  2. Senator Ini Minta Hukuman Pembakar Hutan Diperberat
  3. APHI Tepis Tudingan Anggota Sengaja Bakar Hutan
  4. Kemenhut LH Minta Bantuan BIN Tangkap Pembakar Hutan
  5. Investor Asing Dituding Berada di Balik Kebakaran Hutan
#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #BNPB #Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan #Satgas Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan #Kebakaran Hutan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Status serupa telah diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Indonesia
BMKG Peringatkan Ancaman El Nino 2026, Risiko Kekeringan dan Karhutla Meningkat
BMKG memperingatkan ancaman El Nino 2026. Risiko kekeringan dan kebakaran hutan kini mengintai Indonesia.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
BMKG Peringatkan Ancaman El Nino 2026, Risiko Kekeringan dan Karhutla Meningkat
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Banjir terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (26/3) dini hari.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Indonesia
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
BNPB melaporkan sejumlah provinsi menghadapi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
Indonesia
Habitat Harimau Sumatera di Riau Terbakar, Kemenhut Turunkan Tim BBKSDA Riau
Tadi malam di sekitar lokasi pemadaman di Pulau Muda, Pelalawan, ditemukan satu Harimau Sumatera
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Maret 2026
Habitat Harimau Sumatera di Riau Terbakar, Kemenhut Turunkan Tim BBKSDA Riau
Indonesia
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Hujan ekstrem yang melanda Jabodetabek, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. BNPB pun menggelar Operasi Modifikasi Cuaca.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Butuh Waktu 3 Tahun
Untuk ketiga provinsi terdampak bencana pemerintah telah menggelontorkan hingga Rp 205 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Butuh Waktu 3 Tahun
Indonesia
Tanah Gerak Tegal Masih Aktif, Paksa 2 Ribu Orang Mengungsi Termasuk Ratusan Lansia Rentan
Sebanyak 2.453 jiwa terpaksa mengungsi akibat fenomena pergerakan tanah di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah, yang masih aktif hingga hari ini.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Tanah Gerak Tegal Masih Aktif, Paksa 2 Ribu Orang Mengungsi Termasuk Ratusan Lansia Rentan
Indonesia
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
BNPB melaporkan enam korban longsor Cisarua Bandung belum ditemukan. Pencarian korban sudah memasuki hari kedelapan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Bagikan